Langsung ke konten utama

Sistematika Bagian Akhir Skripsi, Tesis dan Disertasi

Tutorial Laporan Penelitian ~ Pada tutorial yang lalu telah dibahas tentang Sistematika Penyusunan Bagian Awal Skripsi, Tesis dan Disertasi dan sekarang akan dibahas tentang sistematika penyusunan Bagian Akhir.

Pada bagian akhir skripsi, tesis, disertasi dan laporan penelitian memuat halaman-halaman yang dibagi menjadi 2 bagian utama yaitu daftar pustaka atau rujukan literatur dan lampiran-lampiran.

Pada lampiran-lampiran berisi berbagai hal yang terkait langsung dan tidak langsung dengan susbtansi penelitian tetapi tidak termuat di dalam Bagian Inti seperti hasil analisis data, kuesioner, surat-surat ijin dan sebagainya.

Struktur penempatan halaman pada Bagian Akhir diatur sedemikian rupa menurut tingkat urgensi. Dengan demikian lembar paling penting diletakkan di susunan paling atas, kemudian halaman paling tidak penting diletakkan paling bawah.

Berikut contoh struktur Bagian Akhir pelaporan final skripsi, tesis, disertasi dan laporan penelitian:
  1. Daftar Pustaka
  2. Lampiran-Lampiran
    • Hasil Uji Statistik
      • Uji Hipotesis
      • Uji Asumsi Klasik
      • Uji Validitas dan Reliabilitas
      • Distribusi Jawaban Responden
      • Tabulasi Data
    • Lembar Kuesioner dan Formulir-Formulir
    • Foto, Peta dan Objek-Objek Penelitian
    • Surat-Surat Ijin Penelitian
    • Peraturan-Peraturan Perundang-undangan
    • Riwayat Hidup Peneliti

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…