Langsung ke konten utama

Proses Laporan Penelitian Peer-Reviewed Terbit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Ketika sebuah penelitian selesai, ilmuwan menulis sebuah laporan yang menjelaskan prosedur penelitian dan hasilnya. Dia kemudian menyerahkan ke penerbit jurnal yang relevan.

Semua penelitian yang tidak dipublikasikan ke jurnal tidak memiliki implikasi apa-apa. Jurnal seperti pernikahan formil di KAU, sebuah penelitian dinilai sah secara ilmiah jika dipublikasikan di tempat resmi.

Peneliti kanker biasanya mulai menyerahkan laporan ke jurnal bergengsi dengan impact factor tertinggi misalnya CA: A Cancer Journal for Clinicians. Jika laporan tidak diterima, dia pindah ke pilihan kedua dan seterusnya yang memiliki level lebih rendah.

Setelah itu peneliti hanya bisa menunggu. Sistem ini memiliki 2 tahap yang harus dilalui bagi sebuah laporan penelitian diterbitkan yaitu proses tim editor jurnal sebagai pihak penerbit dan peer-reviewer sebagai wasit dari kalangan ilmuwan yang menguasai bidang kanker.

Tahap Proses Editor Jurnal

Jalan menuju penerimaan dimulai dari tim editor jurnal yang pertama kali meninjau kiriman untuk memastikan cocok baik fokus pokok bahasan dan platform editorialnya karena setiap penerbit memiliki sekup yang berbeda-beda.

Sebagai contoh beberapa jurnal lebih memilih mempublikasikan hanya aspek implikasi atau terobosan terapuitik yang termuat dari sautu penelitian dan mengabaikan lainnya. Penerbit yang lain lebih tertarik hanya pada implikasi teoritis.

Ratusan hingga ribuan laporan penelitian yang diterima setiap penerbit hanya sebagian kecil yang bisa bertahan pada proses evaluasi awal ini. Laporan yang lolos dan diterima tim editor kemudian memasuki sistem peer-review formal.

Tahap Proses Peer-Review

Umumnya proses peer-review melibatkan diskusi antara tim editor jurnal dan tim pengulas. Setelah wasit menerima berkas dari editor, mereka membaca dengan seksama dan memberi kritik individu. Biasanya 2 sampai 4 minggu.

Analisis peer-reviewer berkisar tentang validitas, error, desain dan metodologi yang digunakan. Juga signifikansi dan pentingnya temuan, originalitas di lapangan hingga referensi yang hilang atau tidak akurat.

Setelah proses tersebut peer-reviewer membuat rekomendasi kepada tim editor jurnal bahwa laporan penelitian sebaiknya dipublikasikan atau ditolak. Tim editor tidak wajib mengindahkan rekomendasi ini, tapi sebagian besar mengikutinya.

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…