Sunday, October 12, 2014

Apa Open Access Journal Atau Jurnal Akses Terbuka Itu

Tutorial Laporan Penelitian ~ Publikasi hasil penelitian dalam bentuk Open Access (OA) Journal atau Jurnal Akses Terbuka adalah bentuk atau cara untuk mendapatkan ongkos penerbitan jurnal peer review dari masyarakat.

Standar penerbitan jurnal tradisional bahwa ongkos penerbitan ditanggung oleh penerbit. Pada metode ini peneliti mengirim naskah hasil penelitian kepada penerbit, kemudian penerbit mengutip biaya kepada masyarakat yang ingin mengakses.

Sebalikya, pada jurnal akses terbuka peneliti membayar kepada penerbit untuk mempublikasikan hasil penelitian kemudian penerbit membebaskan biaya kepada siapa pun yang mengakses atau dengan kata lain terbuka tanpa dikutip biaya.

Ide dari open access berawal dari konsekuensi hukum-politik bahwa penelitian yang dilakukan dari dana publik maka harus bisa diakses bebas oleh publik pula. Selain itu hasil penelitian tidak eksklusif hanya diakses civitas akademika.

Gerakan open access muncul dari krisis yang disebabkan oleh ongkos publikasi cetak pada awal abad ke-21 dan peluang perkembangan teknologi yang menyediakan cara penerbitan dalam bentuk digital di Web pada hari ini.

Sebuah studi yang ditugaskan oleh Uni Eropa menyimpulkan hampir 50% artikel yang diterbitkan tahun 2004 hingga 2011 di negara-negara Uni Eropa, Amerika Serikat, Kanada, Jepang dan Brazil tersedia dalam Open Access di Internet.

Bahkan di Brasil pada tahun 2013 dari semua artikel jurnal sebanyak 63% menggunakan metode open access yang sebagian besar dihosting SciELO. Open acces juga semakin banyak diterapkan di India, China dan Afrika Selatan.

Proses pergulatan penerbitan open access seperti membangun dirinya sendiri yang hari ini memiliki 2 skema umum standar bisnis yaitu:
  1. Golden Road yaitu berlaku full open access untuk semua artikel.
  2. Green Road yaitu hybrid dengan menerapkan skema tradisional dalam beberapa bulan kemudian bisa dipublikasi di repositori terbuka.
Sebenarnya skema penerbitan yang terapkan sebuah penerbit sangat beragam. Ada banyak organisasi nirlaba yang membiayai penerbitan jurnal benar-benar bebas yaitu tanpa mengutip biaya baik kepada peneliti dan pembaca.

Selain itu umumnya penerbit menerapkan besaran bervariasi berdasarkan institusi peneliti, misalnya mengutip biaya lebih besar kepada peneliti yang berafiliasi pada perusahaan komersial dan pemerintah dibanding organisasi nirlaba atau scholarship.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment