Wednesday, October 29, 2014

Populasi, Sampel Penelitian dan Parameter Statistik Inferensial

Tutorial Laporan Penelitian - Statistik inferensial memungkinkan kita untuk menebak suatu karakteristik numerik dari sebuah kumpulan kelompok besar.

Logika sampling memberi kita cara untuk menguji kesimpulan tentang kelompok-kelompok besar menggunakan hanya sebagian kecil dari anggota bagian tersebut.

Suatu populasi adalah sekelompok fenomena yang memiliki sesuatu hal yang sama. Istilah ini sering mengacu pada sekelompok orang misalnya:
  • Semua pemilih yang terdaftar di KPU Kota Semarang.
  • Seluruh penumpang KA Argo Bromo Anggrek.
  • Semua orang Indonesia yang kerja shift malam.
Tetapi populasi dapat merujuk pada hal-hal yang lain seperti:
  • Semua suhu maksimum Juni-Juli kota-kota besar di Indonesia.
  • Semua sel saraf Macaca mulatta.
  • Tingkat keasaman air laut di Selat Jawa.

Seringkali peneliti ingin mengetahui hal-hal tentang karakteristik, sikap dan lain-lain dari sebuah populasi, tetapi tidak memiliki data untuk setiap orang atau atribut dalam populasi tersebut.

Jika divisi layanan pelanggan Bank Mandiri ingin mengetahui apakah pelanggan merasa puas, maka tidak akan praktis (atau bahkan tidak mungkin) dengan menghubungi setiap nasabah.

Sebaliknya, perusahaan hanya memilih beberapa nasabah sebagai perwakilan. Dengan demikian sampel adalah sekelompok kecil anggota terpilih yang mewakili seliruh populasi.

Statistik mempelajari hal-hal tentang populasi bahwa sampel harus acak. Sampel acak memungkinkan setiap anggota populasi memiliki kesempatan yang sama untuk terpilih menjadi sampel.

Parameter adalah karakteristik populasi. Statistik inferensial memungkinkan untuk membuat generalisasi tentang parameter populasi berdasarkan statistik yang dihitung dari sampel acak.

CONTOH :

Anda ingin tahu pendapatan rata-rata per bulan konsumen oli Castrol di Jawa Tengah. Anda menarik sampel (x) acak 10 pelanggan dari tiap kabupaten dan hasil perhitungan pendapatan rata-rata Rp.10 juta.

Sekarang Anda dapat menyimpulkan bahwa pendapatan konsumen oli Castrol di Jawa Tengah (populasi μ) cenderung pada kisaran Rp.10 juta juga. Ini adalah salah satu contoh dari inferensi statistik.

Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment