Saturday, October 4, 2014

Perbedaan Metode Statistik Parametrik dan Nonparametrik

Tutorial Laporan Penelitian - Peneliti menambang data yang muncul di sebagian besar wilayah penelitian seperti tekanan darah, fraksi ejeksi, kolesterol serum hingga pengukuran antropometri.

Metode analisis data jatuh ke dalam dua kelas yang berpijak pada asumsi tentang distribusi data. Asumsi menjadi dasar untuk mengklasifikasi apakah menggunakan metode parametrik atau nonparametrik.

  • Statistik Parametrik

    Parametrik dalam arti harfiah yaitu asumsi tentang parameter dari distribusi data populasi yang digunakan untuk menguji hipotesis mendekati normal atau mendekati distribusi normal setelah teorema limit sentral.

  • Statistik Nonparametrik

    Non-parametrik adalah metode yang tidak mendasarkan pada asumsi distribusi populasi. Dalam arti sempit non-parametrik adalah sebuah kategori nol karena hampir semua uji statistik mengasumsikan satu atau lain hal tentang sifat-sifat populasi.

Metode nonparametrik populer untuk sejumlah alasan. Alasan utama bahwa peneliti tidak dibatasi asumsi-asumsi tentang populasi seperti pada metode parametrik. Banyak metode nonparametrik mudah untuk diterapkan dan dipahami.

Tapi kebanyakan metode parametrik lebih efisien daripada metode nonparametrik. Meskipun perbedaan dalam efisiensi biasanya tidak banyak masalah, ada kasus di mana perlu mempertimbangkan metode yang lebih efisien.

Uji mengetahui data berdistribusi normal atau tidak dilakukan uji normalitas Kolmogorov-Smirnov. Berikut tabel berisi poin-poin umum analisis data statistik terkait perbedaan antara metode parametrik dan nonparametrik:

PARAMETRIKNONPARAMETRIK
Deskriptif
Asumsi DistribusiNormal-
Asumsi VarianHomogen-
Jenis DataRasio atau IntervalOrdinal atau Nominal
Hubungan data setIndependent-
Ukuran centralMeanMedian
ManfaatLebih banyak kesimpulanSederhana dan sedikit outlier
Tes
Uji korelasiPearson, RegresiSpearman
Uji 2 Kelompok, berbedaIndependent Sample t testMann-Whitney
Uji 2 Kelompok lebih, berbedaIndependent One Way ANOVAKruskal-Wallis
Uji berulang, 2 kondisiPaired Sample t TestWilcoxon
Uji berulang, 2 kondisi lebihRepeated One Way ANOVAFriedman
Tinuku
Bagikan :

5 comments:

  1. Kang, tanyak nih, apakah Q-Q-plot titik pd garis dalam kurva menunjukkan jumlah pertanyaan?? cth pd variabel x ada 11 pertanyaan, ketika uji normalitas, titik2-nya hny berjumlah 9, jd yg kedua diluar kotak, begitu maksudnya kah, lah kalo begitu bgmn menghitung jumlah pertanyaan yg lebih dr 100, maka terlihat kecil dan ruwet deh, apakh pernyataan sy mmg benar? cari2 n googling2 gag ada solusi .. heee maf newbi sebuah spss 17 :)

    ReplyDelete
  2. kalau penelitian saya tentang perbandingan merek A & B, dan setelah uji normalitas data yang A normal & yang B tidak, saya harus menggunakan Independent Sample t test atau Mann-Whitney
    ? terimakasih

    ReplyDelete
  3. assalamu'alaikum...ka mau nnya ,, kalu judul kita tentang pengaruh trus 2 variabel,, semua skala ordinal...rumus untuk uji bevariatenya apa ya?? trima kasih

    ReplyDelete
  4. Tafaddal. Shukron Jazeelan. Sangat bermanfaat..

    ReplyDelete