Langsung ke konten utama

Jenis-Jenis Desain Penelitian Medis

Tutorial Penelitian ~ Desain penelitian medis adalah rancangan penelitian yang biasa digunakan dalam penelitian klinis, biomedis, paramedis dan kesehatan secara umum.

Penelitian medis meliputi penelitian dasar, penelitian terapan atau penelitian translasi yang dilakukan untuk membantu dan mendukung pengembangan pengetahuan di bidang kedokteran.

Penelitian medis adalah area penelitian yang paling kompleks dari semua subjek ilmu pengetahuan. Selain validitas penelitian itu sendiri, penelitian medis juga memiliki rambu-rambu tegas kode etik.

Di ranah penelitian klinis melibatkan partisipasi pasien terkait diagnostik dan farmakologi, sedangkan penelitian pra-klinis lebih melibatkan hewan misalnya dalam genetika.

Dalam banyak hal desain penelitian lebih penting daripada analisis. Sebuah studi yang dirancang buruk tidak menghasilkan apa pun, sedangkan analisis yang buruk biasanya dapat dilakukan dengan menganalisis ulang.

Pertimbangan desain juga penting karena menentukan aturan bagaimana data dianalisis. Dengan demikian desain penelitian merupakan fokus utama untuk meningkatkan validitas penelitian.

Tutorial kali ini mengurai tentang desain-desain penelitian medis yang disampaikan berseri. Adapaun pokok-pokok bahasan yang diulas berdasakan klasifikasi desain penelitian sebagai berikut:

Anda dapat terus memantau penjelasan-penjelasan dengan bahasan desain-desain penelitian di Tutorial Metodologi. Tutorial Penelitian terbit setiap hari sehingga jangan lewatkan sedikit pun. Selamat meneliti!

Saran Bacaan :

Campbell MJ, Machin D. (1993). Medical Statistics: A Common-sense Approach, 2nd edn. Chichester: Wiley.

Pocock SJ. (1982). Clinical trials: A Practical Approach. Chichester: Wiley.

Senn SJ. (1992). The Design and Analysis of Cross-Over Trials. Chichester: Wiley.

Gardner MJ, Altman DG (eds) (1989). Statistics with Confidence. BMJ Publishing Group.

Gardner MJ, Machin D, Campbell MJ. (1986). The use of checklists in assessing the statistical content of medical studies. BMJ.

Macbin D, Campbell MJ, Payers P, Pinol A. (1996). Statistical Tables for the Design of Clinical Studies. Oxford: Blackwell Scientific Publications.

Matthews JNS, Altman DG, Campbell MJ, Royston JP. (1990). Analysis of senal measurements in medical research. BMJ.

Altman DG. (1991). Practical Statistics for Medical Research. London: Chapman & Hall.

Armitage P, Berry G. (1994). Statistical Methods in Medical Research. Oxford: Blackwell Scientific Publications.

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…