Langsung ke konten utama

Desain Penelitian Medis : Deskriptif atau Case Series atau Case Reports

Tutorial Penelitian ~ Desain penelitian medis deskriptif atau case series atau case reports adalah laporan deskripsi sederhana karakteristik kasus yang menarik pada kelompok pasien.

Case Series atau case reports melibatkan pasien dalam waktu relatif singkat. Misalnya, Alexandrov et al. (1997) menyajikan informasi pada 40 pasien yang dirujuk untuk evaluasi stroke, transient ischemic attack atau carotid bruit

Studi ini hanya melaporkan orang-orang yang memiliki kondisi yang belum pernah dijelaskan. Peneliti umumnya tidak memasukkan subjek kontrol karena tidak direncanakan dan tidak melibatkan hipotesis penelitian.

Disebut juga dengan case reports karena studi ini adalah koleksi deskripsi tentang kasus kelompok pasien individu dengan kondisi yang sama atau pada pasien tunggal.

Case series atau case reports adalah induktif dan tidak konklusif apakah temuan kasus stabil ataukah karena kebetulan belaka sehingga mendorong untuk diuji pada penelitian selanjutnya.


Sekian dulu tutorial kali ini. Anda dapat terus memantau bahasan penelitian medis lainnya di jenis-jenis desain penelitian medis. Jangan lewatkan sedikit pun. Selamat meneliti!

Saran Bacaan :

Alexandrov AV, Brodie DS, McLean A, Hamilton P, Murphy J, Burns PN (1997). Correlation of Peak Systolic Velocity and Angiographic Measurement of Carotid Stenosis Revisited. Stroke 1997, 28, 339:342, DOI:10.1161/01.STR.28.2.339

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…