Langsung ke konten utama

Tutorial Olah Data SPSS : Uji Korelasi Pearson atau Korelasi Product-Moment

Tutorial Penelitian ~ Uji Korelasi Pearson atau Pearson product-moment correlation coefficient (PPMCC) atau Pearson's r adalah uji hipotesis untuk mengetahui hubungan 2 variabel.

Uji Koefisien Korelasi Pearson adalah uji statistik untuk menguji 2 variabel yang berdata rasio ataupun data kuantitatif yang berisi angka riil yaitu data sesungguhnya yang diambil langsung dari angka asli.

Syarat lain untuk uji korelasi Pearson adalah data berdistribusi normal. Sebagai bagian dari statistik parametrik terlebih dahulu dilakukan uji normalitas data sebelum uji korelasi.

Untuk mengetahui terdapat hubungan atau tidak dapat dilihat dari nilai signifikansi dan seberapa kuat hubungan tersebut dapat dilihat dari nilai koefisien korelasi atau r.

Kasus:
  • Adakah hubungan antara HB Ibu Hamil (HB) dengan Berat Badan Bayi Lahir (BBBL)?
  • N = 10
  • HB dan BBBL Skala Rasio

INPUT DATA

Gambar 1
Input data ke spreadsheets Microsoft Excel kemudian copy dan paste ke spreadsheets Data View SPSS dilanjutkan dengan input parameter deskripsi ke spreadsheets Data Variable SPSS.

Gambar 1 (klik untuk perbesar) adalah penampakan spreadsheets Data View SPSS. Dengan demikian kita memliki 2 kolom variabel. Pada tahap ini input data sudah selesai. Lanjut langkah perintah uji.


LANGKAH-LANGKAH
  1. Klik Analyze - Correlate - Bivariat
  2. Pindahkan HB dan BBBL ke Variables
  3. Pilih Pearson, Two-tailed dan Flag significant correlations
  4. Klik OK
Gambar 2
Gambar 2 (klik untuk perbesar) adalah menu pop-up pada saat Anda melakukan langkah ke-2, ke-3 dan ke-4 yaitu memilih variabel yang akan dianalisis dan kriterium.

Pada tahap ini uji Korelasi Pearson atau Pearson product-moment correlation coefficient atau Pearson's r sudah selesai dan kita sudah memiliki output. Langkah selanjutnya mengambil keputusan berdasarkan output.


PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  • Jika Sig di atas 0,05 maka Ho diterima
  • Jika Sig di bawah 0,05 maka Ho ditolak
Gambar 3
Gambar 3 (klik untuk perbesar) adalah output hasil uji. Nilai Pearson's r sebesar 0,788 dengan Sig. (2-tailed) sebesar 0,007 atau lebih kecil dari 0,05 sehingga diputuskan HB dan BBBL berhubungan nyata dan signifikan.

Sekian dulu tutorial olah data SPSS. Analisis-analisis yang lain dijelaskan dalam tutorial selanjutnya. Ikuti terus update tutorial olah data statistik SPSS. Selamat Meneliti!

Komentar

  1. Author buat artikel ini siapa yah bang, butuh buat kutipan paper

    BalasHapus

Poskan Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…