Langsung ke konten utama

Desain Penelitian Medis : Case-control Studies atau Retrospective

Tutorial Penelitian ~ Desain penelitian medis case-control studies (retrospective) adalah desain penelitian yang dimulai dengan kehadiran dampak dan kemudian melihat ke belakang untuk mencari penyebab menggunakan kontrol.

Peneliti melihat sebuah kasus pasien pada hari ini kemudian melihat sejarah atau riwayat waktu ke belakang untuk mencoba mendeteksi kemungkinan penyebab atau faktor risiko.

Pasien kontrol adalah individu tanpa dampak (penyakit). Sejarah peristiwa dari pasien kasus dan individu kontrol dianalisis dalam upaya untuk mengidentifikasi faktor karakteristik atau risiko.

Sifat desain case-control studies (retrospective) adalah penyelidikan mundur dalam periode waktu. Pengambilan data variabel akibat (dependen) dilakukan terlebih dahulu, kemudian baru diukur variabel independen yang terjadi pada masa lalu.

Olsen dan rekan (2003) membandingkan pasien yang mengalami infeksi situs bedah tulang belakang (kasus) dengan pasien tidak infeksi (kontrol). Selanjutnya, mereka menyelidiki inkontinensia pasca operasi sebagai faktor risiko.


Kelebihan desain ini yaitu dapat dilakukan dengan cepat dan efisien untuk kondisi penyakit langka, sedangkan kelemahannya yaitu tidak dapat mengukur apakah pasien langsung mendapatkan risiko absolut.

Sekian dulu tutorial kali ini. Anda dapat terus memantau bahasan penelitian medis lainnya di jenis-jenis desain penelitian medis. Jangan lewatkan sedikit pun. Selamat meneliti!

Saran Bacaan

Olsen MA et al. (2003). Risk factors for surgical site infection in spinal surgery. Journal of Neurosurgery. March 2003, Vol. 98, No. 2, 149-155, DOI:10.3171/spi.2003.98.2.0149

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…