Skip to main content

Desain Penelitian Medis : Cohort studies atau Prospektif

Tutorial Penelitian ~ Desain penelitian medis cohort adalah mengelompokkan orang yang memiliki kesamaan menjadi bagian dari kelompok terapi dengan kelompok kontrol dalam periode waktu.

Subjek penelitian kohort dipilih berdasarkan definisi karakteristik yang dicurigai sebagai faktor risiko untuk efek penyakit atau kesehatan. Kohort mengajukan pertanyaan "Apa yang akan terjadi?" sehingga arah waktu maju.

Karena peristiwa terjadi setelah penelitian dimulai, maka studi ini kadang-kadang disebut studi prospektif. Karena studi ini melibatkan populasi dalam periode waktu, maka studi ini juga disebut studi longitudinal.

Peneliti mendefiniskan karakteristik di awal studi dan kemudian menentukan apakah subjek memiliki faktor risiko. Pengamatan efek dilakukan selama jangka waktu tertentu.

Data variabel bebas diukur di awal ketika penelitian dimulai, kemudian pengamatan dari waktu ke waktu. Data variabel tergantung diukur selama atau di akhir penelitian.


Studi kohort klasik yang terkenal adalah Proyek Framingham Heart Study yang memulai penelitian pada tahun 1948 untuk menyelidiki faktor yang terkait perkembangan kardiovaskular aterosklerotik dan hipertensi.

Penelitian ini melibatkan 6000 warga di Framingham, Massachusetts, dalam studi jangka panjang wawancara dan pemeriksaan fisik setiap 2 tahun. Gordon et al pada tahun 1959 melaporkan temuan pertama diikuti tahun 1970.

Kohort sangat kaya sumber data dengan banyak kondisi lainnya dan Proyek Framingham terus difollow-up hingga sekarang. Haider et al. (1999 dan 2003) melaporkan tekanan darah dan tekanan nadi sebagai prediktor gagal jantung kongestif.

Peeters et al. (2003) melaporkan harapan hidup orang dewasa yang mengalami obesitas dan Zhang et al. (2002) melaporkan hubungan massa tulang untuk perkembangan kanker prostat.

Meskipun begitu banyak penelitian kohort dilakukan dalam jangka waktu pendek. Sauter et al (2002) menyajikan efek kolesistektomi pada kebiasaan buang air besar dan penyerapan asam empedu.

Sebanyak 51 pasien yang menjalani kolesistektomi dievaluasi sebelum, 1 bulan setelah dan 3 bulan setelah operasi untuk mendeteksi perubahan seperti sakit perut, perut kembung dan dispepsia.

Banyak penelitian selanjutnya melihat variasi lokasi geografis berbeda atau antara kelompok-kelompok etnis berbeda. Santora et al. (2003) mempelajari variasi skrining kanker payudara berdasarkan lokasi geografis.

Lurie et al (2003) melaporkan variasi 5 kali lipat dari pencitraan tulang belakang di wilayah geografis. Tingkat pencitraan tulang belakang pada gilirannya menyumbang proporsi signifikan dalam operasi tulang belakang.

Ware et al. (1996) melaporkan variasi sumber daya di antara spesialisasi medis dan sistem perawatan kesehatan. Pasien miskin dan lansia dengan penyakit kronis memiliki kondisi lebih buruk.

Hasil penelitian Gold et al. (1996) dan Enright et al. (2003) merekomendasikan standar tes rehabilitasi medis harus disesuaikan dengan usia, jenis kelamin, tinggi badan dan berat badan.

Kretser et al. (2003) menggunakan Activities of Daily Living (ADL) untuk membandingkan model intervensi gizi. Kelompok eksperimen bertambah berat badan secara signifikan pada 3 bulan dan 6 bulan pengukuran.

Umur panjang tidak berarti hidup lebih baik. Wilson dan Cleary (1995) mendefiniskan Quality of Life (QOL) yang mencakup penilaian subjektif dan objektif semua aspek individu seperti kesehatan, status ekonomi dan lingkungan.

Weingarten et al. (1995) meneliti kepuasan pasien terbukti sangat terkait dengan apakah pasien tetap loyal dengan layanan dokter yang sama dan sejauh mana mematuhi terapi.

Lledo et al. (1995) melaporkan faktor-faktor lain yang terkait kepuasan pasien di luar layangan langsung, contohnya lama waktu antri, fasilitas parkir, tata ruang, keramahan staf dan lain-lain.

Brown (2002) menyelidiki biaya dan manfaat strategi kebijakan perumahan untuk mencegah keracunan timbal masa kanak-kanak bahwa anak-anak yang tinggal di lingkungan buruk 4 kali lipat keracunan timbal dan biaya US$46.000.

Sekian dulu tutorial kali ini. Anda dapat terus memantau bahasan penelitian medis lainnya di jenis-jenis desain penelitian medis. Jangan lewatkan sedikit pun. Selamat meneliti!

Saran Bacaan :

Brown MJ. (2002). Costs and Benefits of Enforcing Housing Policies to Prevent Childhood Lead Poisoning. Medical Decision Making, 22:482-492, DOI:10.1177/0272989X02238298

Enright PL, McBurnie MA, Bittner V, Tracy RP, McNamara R, Arnold A, Cardiovascular Health Study et al. (2003). The 6-min Walk Test: A Quick Measure of Functional Status in Elderly Adults. Chest, 123:387-398, DOI:10.1378/chest.123.2.387

Gold MR (Editor), Gold SR, Weinstein MC (Editor) (1996). Cost-Effectiveness in Health and Medicine. Oxford University Press.

Gordon T, Kannel WB (1970). The Framingham, Massachusetts, Study twenty years later. In Kessler IJ, Levin ML (editors): The Community as an Epidemiologic Laboratory. Johns Hopkins Press.

Gordon T, Moore FE, Shurtleff D, Dawber TR (1959). Some methodologic problems in the long term study of cardiovascular disease: Observations on the Framingham Study. Journal of Chronic Diseases, 10:186-206, DOI:10.1016/0021-9681(59)90002-5

Haider AW, Larson MG, Franklin SS, Levy D (2003). Systolic Blood Pressure, Diastolic Blood Pressure, and Pulse Pressure as Predictors of Risk for Congestive Heart Failure in the Framingham Heart Study. Annals of Internal Medicine,138:10-16, DOI:10.7326/0003-4819-138-1-200301070-00006

Haider AW, Larson MG, O'Donnell CJ, Evans JC, Wilson PW, Levy D (1999). The association of chronic cough with the risk of myocardial infarction: The Framingham Heart Study. The American Journal of Medicine, 106:279-284, DOI:10.1016/S0002-9343(99)00027-3

Kane RL (1997). Understanding Health Care Outcomes Research. Aspen Publishers.

Kretser AJ, Voss T, Kerr WW, Cavadini C, Friedmann J (2003). Effects of two models of nutritional intervention on homebound older adults at nutritional risk. Journal of the American Dietetic Association,103:329-336, DOI:10.1053/jada.2003.50052

Lledo R, Herver P, Garcia A, Guell J, Setoain J, Asenjo MA (1995). Information as a fundamental attribute among out-patients attending the nuclear medicine service of a university hospital. Nuclear Medicine Communications, 16:76-83, PMID:7731621

Lurie JD, Birkmeyer NJ, Weinstein JN (2003). Rates of advanced spinal imaging and spine surgery. Spine, 28:616-620, PMID:12642771

Peeters A, Barendregt JJ, Willekens F, Mackenbach JP, Al Mamun A, Bonneux L, NEDCOM, the Netherlands Epidemiology and Demography Compression of Morbidity Research Group (2003). Obesity in Adulthood and Its Consequences for Life Expectancy: A Life-Table Analysis. Annals of Internal Medicine, 138:24-32, DOI:10.7326/0003-4819-138-1-200301070-00008

Santora LM, Mahoney MC, Lawvere S, Englert JJ, Symons AB, Mirand AL (2003). Breast cancer screening beliefs by practice location. BMJ Public Health, 3:9, DOI:10.1186/1471-2458-3-9

Sauter GH, Moussavian AC, Meyer G, Steitz HO, Parhofer KG, Jungst D (2002). Bowel habits and bile acid malabsorption in the months after cholecystectomyCholecystectomy and Bile Acid Synthesis. The American Journal of Gastroenterology, 97:1732-1735, DOI:10.1111/j.1572-0241.2002.05779.x

Tarlov AR, Ware JE Jr, Greenfield S, Nelson EC, Perrin E, Zubkoff M (1989). The Medical Outcomes Study: An Application of Methods for Monitoring the Results of Medical Care. JAMA, 262:925-930, DOI:10.1001/jama.1989.03430070073033

Ware JE Jr, Bayliss MS, Rogers WH, Kosinski M, Tarlov AR (1996). Differences in 4-Year Health Outcomes for Elderly and Poor, Chronically III Patients Treated in HMO and Fee-for-Service Systems. JAMA, 276:1039-1047, DOI:10.1001/jama.1996.03540130037027

Weingarten SR, Stone E, Green A, Pelter M, Nessim S, Huang H, et al (1995). A study of patient satisfaction and adherence to preventive care practice guidelines. The American Journal of Medicine, 99:590-596, DOI:10.1016/S0002-9343(99)80243-5

Wilson IB, Cleary PD (1995). Linking Clinical Variables With Health-Related Quality of Life. JAMA, 273:59-65, DOI:10.1001/jama.1995.03520250075037

Zhang Y, Kiel DP, Ellison RC, Schatzkin A, Dorgan JF, Kreger BE, Framingham Study, et al (2002). Bone mass and the risk of prostate cancer: the Framingham Study. The American Journal of Medicine, 113:734-739, DOI:10.1016/S0002-9343(02)01382-7
Tinuku

Comments

Popular posts from this blog

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,