Langsung ke konten utama

Tutorial Olah Data SPSS : Uji Beda Kruskal-Wallis H

Tutorial Penelitian ~ Uji beda Kruskal-Wallis H adalah uji statistik non parametrik untuk menguji adakah perbedaan mean lebih dari 2 kelompok sampel yang tidak berhubungan.

Mirip dengan One-Way ANOVA yaitu melibatkan mean lebih dari 2 kelompok sampel, tetapi Kruskal-Wallis H Test digunakan untuk data yang tidak berdistribusi normal.

Kasus:
  • Peneliti ingin mengetahui khasiat tiga obat merek A, B dan C dihitung dari lama kesembuhan.
    • Merek obat (skala nominal):
      • Obat A = 1
      • Obat B = 2
      • Obat C = 3
    • Waktu kesembuhan adalah jam (skala rasio)
  • N = 15 dimana masing-masing merek terdiri dari 5 subjek.

INPUT DATA

Gambar 1
Input data ke spreadsheets Microsoft Excel kemudian copy dan paste ke spreadsheets Data View SPSS dilanjutkan dengan input parameter deskripsi ke spreadsheets Data Variable SPSS.

Gambar 1 (klik untuk perbesar) adalah penampakan spreadsheets Data View SPSS. Dengan demikian kita memliki 2 kolom variabel. Pada tahap ini input data sudah selesai. Lanjut langkah perintah uji.


LANGKAH-LANGKAH
  1. Klik Analyze - Nonparametric Tests - Legacy Dialogs - K Independent Samples...
  2. Masukkan Waktu ke Test Variable List, Masukkan Obat ke Grouping Variable
  3. Klik Define Range, Minimum diisi 1 dan Maximum diisi 3, Klik Continue
  4. Klik Options, pilih Descriptive dan Quartiles. Klik Continue
  5. Pilih Kruskal-Wallis H
  6. Klik OK
Gambar 2
Gambar 2 (klik untuk perbesar) adalah menu pop-up pada saat Anda melakukan langkah ke-2, ke-3, ke-4, ke-5 dan ke-6 yaitu memilih variabel yang akan dianalisis dan kriterium.

Pada tahap ini langkah untuk Kruskal-Wallis H Test sudah selesai dan kita sudah memiliki output tersebut. Langkah selanjutnya adalah mengambil keputusan berdasarkan output tersebut.


PENGAMBILAN KEPUTUSAN
  • Jika Sig di atas 0,05 maka Ho diterima
  • Jika Sig di bawah 0,05 maka Ho ditolak
Gambar 3
Gambar 3 (klik untuk perbesar) adalah output hasil uji beda Kruskal-Wallis. Nilai Chi-Square sebesar 7,620 dengan Asymp Sig. pada 0,022 atau lebih kecil dari 0,05 sehingga diputuskan ada perbedaan khasiat ketiga obat tersebut.

Sekian dulu tutorial olah data SPSS. Analisis-analisis yang lain dijelaskan dalam tutorial selanjutnya. Ikuti terus update tutorial olah data statistik SPSS. Selamat Meneliti!

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…