Langsung ke konten utama

Tutorial Olah Data SPSS : Tes Heterokedastisitas Menggunakan Uji Glejser

Tutorial Penelitian ~ Uji Glejser adalah uji hipotesis untuk mengetahui apakah sebuah model regresi memiliki indikasi heterokedastisitas dengan cara meregres absolud residual (UbsUt).

Heteroskedastisitas adalah salah satu asumsi klasik sebagai prasyarat melakukan analisis regresi. Tes heteroskedastisitas bisa dilihat berdasarkan scatterplot. Lebih lanjut mengenai scatterplot kunjungi laman ini.

Tetapi tes heteroskedastisitas menggunakan scatterplot sangat lemah karena hanya mengandalkan analisis visual. Untuk mendapatkan kepastian perlu uji hipotesis yaitu menggunakan uji Glejser.

Uji Glejser mengusulkan untuk meregres nilai absolud residual (UbsUt) sebagai variabel dependen dengan persamaan sebagai berikut:

UbsUt = a + bXt+vi

Jika variabel independen secara signifikan mempengaruhi UbsUt maka ada indikasi heteroskedastisitas, sebaliknya jika variabel independen tidak mempengaruhi UbsUt maka tidak ada indikasi heteroskedastisitas.

Langkah-langkah uji Glejser dilakukan bersamaan melakukan langkah-langkah uji regresi tetapi memiliki perbedaan sedikit. Lebih lanjut mengenai langkah-langkah analisis regresi kunjungi laman ini.

Kasus:
  • Peneliti ingin menguji indikasi heteroskedastisitas pada sebuah model regresi yang melibatkan harga (X1), Kualitas (X2) dan Pembelian (Y). Semua data menggunakan skala Likert
  • N = 10

INPUT DATA

Gambar 1
Input data ke spreadsheets Microsoft Excel kemudian copy dan paste ke spreadsheets Data View SPSS dilanjutkan dengan input parameter deskripsi ke spreadsheets Data Variable SPSS.

Gambar 1 (klik untuk perbesar) adalah penampakan spreadsheets Data View SPSS. Pada walnya kita memliki 3 kolom variabel yaitu X1, X2 dan Y. Pada tahap ini input data sudah selesai. Lanjut langkah perintah uji.


MENCARI UNSTANDARDIZED RESIDUAL (RES_1)
  1. Klik Analyze - Regression - Linear...
  2. Pindahkan Pembelian (Y) ke Dependent, disusul masukkan Harga (X1) dan Kualitas (X2) ke Independent(s)
  3. Klik Save. Pilih Residuals dengan Unstandardized. Klik Continue.
  4. Klik OK
Sekarang pada spreadsheets Data View SPSS memiliki tambahan kolom variabel yaitu Unstandardized Residual (RES_1) seperti dalam Gambar 1. Langkah selanjutnya yaitu mengabsoludkan nilai residual.


MENCARI ABSOLUD UNSTANDARDIZED RESIDUAL (ABsUt)
  1. Klik Transform - Kompute Variable...
  2. Masukkan Unstandardized Residual (RES_1) ke Numeric Expression. Ketik kotak Target Variable dengan AbsUt
  3. Klik OK
Gambar 2
Gambar 2 (klik untuk perbesar) adalah menu pop-up pada saat Anda melakukan langkah-langkah ke-2 dan ke-3 yaitu mengabsoludkan RES_1 menjadi AbsUt.

Sekarang pada spreadsheets Data View SPSS memiliki tambahan satu kolom variabel lagi yaitu Absolud Unstandardized Residual (AbsUt) seperti dalam Gambar 1.


MEREGRES ABSOLUD UNSTANDARDIZED RESIDUAL (ABsUt)
  1. Klik Analyze - Regression - Linear...
  2. Pindahkan AbsUt ke Dependent, disusul masukkan Harga (X1) dan Kualitas (X2) ke Independent(s)
  3. Klik Save. Hapus centang pada Unstandardized. Klik Continue.
  4. Klik OK
Pada tahap ini langkah uji Glejser sudah selesai dan kita sudah memiliki output. Langkah selanjutnya adalah mengambil keputusan berdasarkan hasil output tersebut.


PENGAMBILAN KEPUTUSAN DAN INTERPRESTASI
  • Jika Sig di atas 0,05 maka Ho diterima
  • Jika Sig di bawah 0,05 maka Ho ditolak
Gambar 3
Gambar 3 (klik untuk perbesar) adalah output hasil uji Glejser. Pada kotak Coefficients terihat Harga (X1) dan Kualitas (X2) memiliki nilai Sig. 1,000 atau lebih besar dari 0,05 sehingga diputuskan tidak ada indikasi Heterokedastisitas.

Sekian dulu tutorial olah data SPSS. Analisis-analisis yang lain dijelaskan dalam tutorial selanjutnya. Ikuti terus update tutorial olah data statistik SPSS. Selamat Meneliti!

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…