Langsung ke konten utama

Phytobiomes Initiative, Proyek Holistik Sistem Botani

Tutorial Penelitian ~ Satu tanaman berakar di satu tempat, tetapi tidak pernah sepi. Ada bakteri di dalam dan di luar saling memakan dalam senyawa tanah.

Amuba memamah bakteri, cacing pesta akar, serangga menyantap buah dengan konsekuensi kimia menggungah rasa bagi daun, burung dan lebah memberi produktivitas benih.

Para peneliti mencari pandangan holistik ekosistem botani. Dari tanggal 30 Juni hingga 2 Juli lalu lebih dari 200 peneliti berkumpul di Washington DC untuk pertemuan pertama Phytobiomes Initiative.

Proposal ambisius untuk katalog dan karakteristikasi paling intim tanaman dan dampaknya pada pertanian. Pada akhir tahun ini mereka berharap sebuah proyek dengan penyandang dana industri dan pemerintah.

Efek mikroba dan serangga pada kesehatan tanaman sering dipelajari terpisah. Tapi kemajuan teknologi sekuen genetik membuka cara untuk survei seluruh komunitas mikroba.

Insinyur dan biolog komputasi mengembangkan cara lebih baik mengelola set data besar, menggabungkan data berbeda ke dalam model kohesif dan cepat mengumpulkan informasi fisiologi setiap tanaman.

Hari ini belum ada kapasitas tersebut sebagai suatu sistem. Jan Leach, botanis Colorado State University di Fort Collins, ingin memulai bahwa para ilmuwan perlu mengintegrasikan semua komponen biologis dalam sistem.

Leach mempopulerkan phytobiome tahun 2013 dalam sebuah retret tentang ketahanan pangan. Dia mendefinisikan phytobiome secara luas mencakup mikroba, serangga, nematoda serta semua faktor abiotik.

Sejak itu, ia mengunjungi perusahaan, lembaga donor dan universitas untuk menyerukan Phytobiomes Inisiatif. Leach berharap banyak berperan, meskipun dia sadar pendanaan Pemerintah federal AS semakin pelit sejak tahun 1998.

Namun, ia mencatat beberapa tren yang muncul di bidang pertanian. Industri menunjukkan minat baru dalam meningkatkan pertumbuhan tanaman dengan manipulasi mikroba.

Perusahaan dan petani berinvestasi besar menggunakan teknologi tinggi untuk melacak kondisi lapangan atau bahkan seluruh tanaman individu yang memungkinkan mengontrol aset bisnisnya.

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…