Skip to main content

Kualifikasi dan Jenjang Karir Peneliti

Tutorial Penelitian ~ Kualifikasi adalah kecakapan atau keunggulan yang dimiliki seseorang. Kualifikasi peneliti adalah jenis keunggulan yang dimiliki peneliti.

Dunia karir baik di dalam maupun di luar bidang penelitian dan akademik semakin kompetitif. Kualifikasi bagian dari paket kualitas dan atribut skill yang semakin hari semakin penting.

Setiap peneliti mengembangkan banyak skill melalui pengalaman dan tanggung jawab. Anda tidak mungkin dianggap memiliki keunggulan dalam isolasi konteks dunia kerja normal.

Peneliti memiliki kesempatan menilai tingkat kecakapan dalam kaitannya dalam bidang core bisnis ini yaitu penelitian seperti mengumpulkan data, analisis, software hingga menyusun proposal proyek.

Penelitian adalah sebuah manajemen atas berbagai jenis ketrampilan sehingga perlu untuk menilai ketrampilan khusus dalam kaitannya dengan disiplin atau kepentingan penelitian.

Uraian di bawah adalah kualifikasi peneliti. Harap dicatat kualifikasi ini berlaku di negara-negara yang memiliki sistem R&D mapan, meskipun ada kemungkinan juga berlaku di negara berkembang seperti Indonesia.

Poin-poin kualifikasi terdiri dari 4 tingkat keunggulan dan ketrampilan yaitu dasar, menengah, advance dan ahli bersama jenjang karir yang selalu menyertainya.


1. TINGKAT DASAR

Ketrampilan

Peneliti harus menunjukkan kesadaran luas tentang domain subjek dan menunjukkan pengetahuan tentang tema kunci, topik dan pertanyaan penelitian utama dalam subjek tersebut.

Contoh Anda harus memahami segala hal tentang biologi dan memegang tema-tema kunci dengan pertanyaan-pertanyaan mendasar tentang penelitian biologi.

Tahap Karir

Peneliti memiliki keterampilan tingkat ini selama menempuh pendidikan PhD atau S3 dan di tingkat yang lebih tinggi di beberapa pekerjaan dengan pengalaman tertentu dalam studi.

2. TINGKAT MENENGAH

Ketrampilan

Peneliti menumbuhkan keahlian pada domain spesialis dan berbasis luas dari lapangan. Anda terlibat aktif kegiatan penelitian skala nasional dan internasional dan aktif dalam publikasi yang relevan.

Contoh Anda harus memiliki senjata lebih mendalam pada satu bidang misalnya genetika, terlibat dalam penelitian level internasional dan publikasi hasil penelitian di jurnal.

Tahap Karir

Level ini adalah tahun pertama yang sangat penting dalam karir peneliti pasca PhD yaitu meraih proyek penelitian. Jika Anda mampu menunjukkan kualifikasi dan meraih proyek, maka jalur karir terbuka, atau sebaliknya.

3. TINGKAT ADVANCE

Ketrampilan

Peneliti menunjukkan track record mapan dengan prestasi akademik di area spesialis yang jelas. Anda berpikir kreatif dan berkontribusi dalam pengembangan teori dan eksplorasi hipotesis-hipotesis baru.

Contoh Anda mendapat kepercayaan terlibat dalam mengelola sebuah laboratorium dengan kolaborasi beberapa peneliti level menegah dan beberapa rekan kerja.

Tahap Karir

Anda menjadi staf akademik yang sukses, staf peneliti senior atau manajer proyek penelitian. Pada level ini umumnya menduduki asisten profesor.

4. TINGKAT AHLI

Ketrampilan

Anda menunjukkan inovasi dalam metode penelitian, pendekatan dan teori-teori serta mampu menciptakan strategi penelitian langsung pada tingkat korporasi, nasional dan internasional.

Tahap Karir

Tingkat profesor atau peneliti dalam industri dan lembaga yang bertanggung jawab terhadap substansi manajemen.


Indikasi keterampilan yang dianggap sebagai seorang peneliti harus mampu menunjukkan di setiap tingkat. Tentu saja tingkat keterampilan bervariasi setiap individu berdasarkan keadaan pribadi dan latar belakang.

Harap dicatat poin-poin di atas berlaku secara umum di negara-negara maju yang telah memiliki sistem penelitian dan akademik mapan. Mungkin kondisi menjadi berbeda dalam sistem di Indonesia.

Saran Bacaan :

Fallows, S. and Steven, C. (2000). Integrating key skills in higher education. London: Kogan Paper Limited.

Fin, J. (2005). Getting a PhD. Oxon: Routledge.

Becker, L, (2004). How to manage your postgraduate course. Basingstoke: Palgrave Macmillan.

Comments

Popular

Two Way ANOVA SPSS

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Jenis-Jenis Teknik Sampling