Wednesday, July 29, 2015

Cherenkov Telescope Array Jatuh di Chili dan Canary

Tutorial Peneltiian ~ Gurun Atacama di Chili dan Kepulauan Canary di Spanyol berbagi observatorium sinar gamma Cherenkov Telescope Array (CTA).

Observatorium sinar gamma terbesar dan paling kuat di dunia tampaknya bertempat di Chili dan Kepulauan Canary menyusul keputusan pekan lalu oleh dewan pemangku kebijakan Cherenkov Telescope Array (CTA).

Gurun Atacama di Pegunungan Paranal setinggi 2200 meter dan pulau La Palma terpilih menjadi host utama fasilitas astronomi yang mencari partikel paling enerjik dan kuat yang datang dari ruang angkasa.

Proyek teleskop array senilai US$327 juta berupaya untuk menemukan streaming partikel energi sangat tinggi dan paling jauh dari banyak peristiwa ledakan paling dahsyat di alam semesta.

Proyek CTA adalah kolaborasi lebih dari 1000 ilmuwan dari 31 negara terdiri dari sekitar 100 parabola di Paranal, Chili, bersebelahan kompleks European Southern Observatory (ESO).


Sebanyak 20 parabola lainnya di La Palma, Spanyol, di kompleks Observatorium Roque de los Muchachos. Kedua array mewakili belahan langit Utara dan langit Selatan yang menyediakan cakupan seluruh bidang langit.

"Melihat partikel pada energi yang sangat tinggi semacam menggunakan universe sebagai laboratorium," kata Rene Ong, fisikawan University of California, Los Angeles, dan juru bicara CTA.

Teleskop harus merekam sinar γ, foton sangat enerjik dari objek sangat jauh yang terludah ketika bintang meledak atau ketika partikel di tepi lubang hitam berjalan dengan kecepatan sangat tinggi.

Foton menyentuh atmosfer Bumi maka memicu guyuran partikel dan memukul teleskop. Para ilmuwan berharap temuan baru astrofisika dan fisika dasar. Array juga mencari partikel hipotetik materi gelap.



Teleskop tidak mendeteksi sinar gamma langsung tapi sebaliknya mengambil kilatan cahaya yang dilepaskan ketika radiasi gamma berinteraksi dengan atom di bagian atas atmosfer.

Sekarang Dewan CTA mulai menegosiasikan kontrak rinci menjelang desain akhir array dan konstruksi yang harus mengambil waktu 3-6 bulan. Tanggal konstruksi mulai akhir 2015 hingga pertengahan 2016.

ESO tidak membuat tawaran keuangan kepada CTA tetapi tertarik menjadi mitra dalam penelitian dan manajemen, sementara dewan ESO masih harus secara resmi menyetujui proposal.

Sejumlah negara anggota telah menunjukkan niat kuat untuk menyediakan dana. Tapi ambang dana 80% di mana tengat konstruksi belum dicapai. CTA berharap batas pada tahun depan.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment