Skip to main content

University of Essex Bangun Kolam Renang Terdalam Di Dunia

Tutorial Penelitian ~ Para peneliti University of Essex di Inggris membahas rencana untuk membangun kolam renang terdalam di dunia.

University of Essex memasuki diskusi pembangunan kolam renang terdalam dan terbesar untuk penelitian, pelatihan dan pengembangan bisnis di Kampus Colchester dengan proyeksi anggaran £40 juta

Kolam renang sedalam 50 meter dan lebar panjang 50 meter, terdalam di dunia sebagai lokasi terbaik untuk penelitian dan pelatihan menyelam di laut dalam dan perjalanan ruang angkasa.

Kedalaman tersebut mampu mensimulasikan gravitasi mikro dalam spaceflights dan eksplorasi laut. Bryn Morris, panitera University of Essex, mengatakan kolam tersebut merupakan fasilitas riset, pelatihan dan mambuka peluang bisnis.

"Semua orang tahu kami bekerja dengan robot ikan untuk memantau kualitas air, tetapi kami juga memiliki banyak specialis lain termasuk psikologi dan konservasi laut," kata Morris.


Rata-rata kolam renang Olimpiade sedalam 5 meter dan bahkan kolam pelatihan astronot NASA di Houston hanya 12 meter. Kolam di Essex lebih handal mensimulasikan gravitasi mikro dalam spaceflights dan eksplorasi laut dalam.

Fasilitas ini juga mengkhususkan diri dalam pelatihan teknik menyelam komersial canggih dan penelitian lingkungan laut, fisiologi manusia hingga kendaraan yang dioperasikan dari jarak jauh.

"Berbasis di kampus Colchester, kami senang universitas antusias mendukung pembangun fasilitas riset terkemuka. Ini usulan sangat menarik bagi kami," kata John Vickers, direktur Blue Abyss.

"Semua material di sini, lokasi dekat Bandara Stansted dan industri lepas pantai Laut Utara melalui Harwich, situs kampus yang luar biasa dan basis penelitian sangat baik," kata Vickers.



"Sekarang kami berniat mengembangkan hubungan dengan sejumlah organisasi profil tertinggi dan perusahaan dunia untuk melihat langkah kunci dalam mewujudkan tujuan," kata Vickers.

Timothy Peake, astronout European Space Agency (ESA) berkebangsaan Inggris yang direncanakan terbang ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) menyatakan dukungan.

"Saya mendukung Blue Abyss dan melihat fasilitas ini di masa depan sebagai sesuatu yang belum ada di Eropa dan bahkan berpotensi melampaui Amerika Serikat dan Rusia," kata Peake.

Comments

Popular

Two Way ANOVA SPSS

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Jenis-Jenis Teknik Sampling