Skip to main content

Menulis Ilmiah dalam Karir Ilmuwan

Tutorial Penelitian ~ Menulis adalah ukuran karir ilmuwan dan sukses dalam ilmu sebagian besar ditentukan oleh penerbitan hasil ilmiah dalam jurnal yang relevan.

Tulisan ilmiah berbicara tentang banyak hal mulai dari hanya menjelaskan teori, metode, hasil, hitungan statistik hingga kepentingan untuk mengukur prestasi seorang peneliti.

Menulis adalah keterampilan penting dalam karir seseorang karena menulis ilmu adalah bagian mendasar semua proyek ilmiah bagi ilmuwan muda biasanya dalam bentuk disertasi.

Penulis senior memberi bimbingan kepada sarjana dan melalui tulisan ilmiah secara bertahap mengajarkan murid tentang cara berkomunikasi keilmuan kepada sesama ilmuwan.

Bahkan dunia kepenulisan identik ukuran senioritas dan dengan demikian berharga dalam memperoleh kredit akademik. Tetapi banyak ilmuwan senior, secara sadar atau tidak sadar, mulai menjauhkan diri dari proses kepenulisan.

Dalam humaniora, hukum dan filsafat praktek tersebut tampaknya tak terpikirkan. Di sini kita berpendapat bahwa hidup para ilmuwan harus terus mengambil pena atau lebih sering mengetuk keyboard.

Menulis ilmu mengarahkan struktur untuk berpikir ilmiah, kerendahan hati mempertimbangkan hasil-hasil penelitian, memilih pesan utama serta di mana dan mengapa sebuah topik penting.

Penulis sering mendapatkan perspektif lebih jelas tentang arti sebuah temuan dan mendorong sebuah kasus baru. Proses kreatif penyajian hasil temuan penelitian ini seterusnya memicu ide-ide.

Penulisan ilmiah adalah keterampilan seumur hidup. Kita tahu para ilmuwan besar tetap aktif di bidangnya sampai usia tua. Seringkali kegiatan ini tercermin oleh konsistensi dan dedikasi dalam kepenulisan.

Mereka tetap aktif berkomunikasi dengan ilmu pengetahuan dan penerbitan, menerima umpan balik dan tetap waspada datangnya kritikan. Nama-nama abadi datang dari tulisannya yang dibaca sepanjang generasi.

Para ilmuwan harus merangkul kenikmatan menulis baik dalam kapasitas intelektual maupun pribadi. Ilmuwan besar harus menginvestasikan waktu lebih dan menulis ilmiah adalah nafas semuanya. Selamat Menulis!

Comments

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Two Way ANOVA SPSS

Jenis-Jenis Teknik Sampling