Langsung ke konten utama

Global Forest Watch Fires Pantau Titik Api Kebakaran Hutan

Tutorial Penelitian ~ Pemerintah Indonesia dipaksa untuk bertindak ketika asap mencekik udara Asia Tenggara. Global Forest Watch memantau bara terburuk selama September 2015.

Pemerintah Indonesia telah menangkap 7 perusahaan setelah polusi udara dari pembakaran hutan memaksa ribuan orang mengungsi dan sekolah harus ditutup di negara-negara tetangga.

Pada puncaknya di bulan September 2015 hampir tercipta 1.200 titik api di seluruh Indonesia yang kebanyakan akibat pengelolaan secara ilegal untuk perkebunan kelapa sawit dan kayu.

Pantauan Global Forest Watch Fires yang memanfaatkan data satelit NASA menunjukkan September adalah pembakaran hutan tetinggi selama 2 tahun terakhir.

Provinsi Riau menyatakan keadaan darurat paling parah di pulau Sumatera dan ribuan tentara dikirim untuk memerangi api. Lebih dari 22.000 infeksi saluran pernapasan akut dilaporkan di Sumatera Selatan saja.

Polusi udara berhembus sampai jauh ke negara lain seperti Singapura dan Malaysia. Jika situasi tidak membaik, Singapore Grand Prix mungkin harus dibatalkan.

Kebakaran hutan merupakan kejadian tahunan selama musim kemarau di Indonesia dan bertanggung jawab hingga 10 persen emisi gas rumah kaca negara setiap tahun.

Credit: Greenpeace

Sebagian besar kebakaran hasil dari praktek tebang dan bakar, cara murah untuk membersihkan lahan dan menghancurkan hutan asli untuk perkebunan kelapa sawit dan kayu.

Situasi tahun 2015 diperparah oleh El Nino kuat yang menyebabkan sebagian wilayah mengering menjadi semacam badai yang sempurna berkembangnya api dan asap.

Presiden Joko Widodo bersumpah mengambil tindakan terhadap praktek tebang dan bakar. Tujuh perusahaan kelapa sawit dan bubur kertas ditangkap sebagai bagian dari 20 perusahaan dan 120 orang yang diinvestigasi.

Asap terburuk di Riau disebabkan bara lahan gambut yang bisa membakar selama beberapa minggu atau bulan. Di daerah gundul, lapisan gambut menjadi mudah terbakar karena kering.

Lahan yang kering kadang-kadang diperburuk oleh pengeringan yang disengaja oleh perusahaan pengelola lahan agar lebih mudah untuk perkebunan kelapa sawit dan kayu.

Menurut World Resources Institute, kebakaran telah menyebar ke taman nasional termasuk Taman Nasional Tanjung Puting yang meliputi beberapa habitat yang tersisa untuk orangutan, gajah Sumatera dan macan tutul.

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…