Thursday, September 24, 2015

Tim Peneliti Perancis Patenkan Metode Produksi Sperma

Tutorial Penelitian ~ Paten metode pertama membuat sperma manusia. Tim di Perancis mengumumkan paten membuat semen berfungsi penuh dari bahan genetik.

Beberapa bulan lalu sebuah tim ilmuwan dari Perancis mengklaim penciptaan sperma in vitro dalam petri. Pekan lalu, mereka berlari cepat dengan mengajukan paten teknik mereka.

Meskipun belum mengirim rincian metode dan hasil untuk peer review, Philippe Durand dan Marie-Hélène Perrard dari perusahaan bioteknologi Kallistem di Lyon, Perancis, mengatakan telah fix.

Metode mereka adalah coaxes tubulus seminiferus yaitu jaringan yang memproduksi sperma di testis diambil dari manusia, tikus atau monyet untuk memproduksi sel sperma matang.

Sebuah tim di Jepang membuat sperma tikus di laboratorium pada tahun 2011, tapi para peneliti di Perancis yang pertama kali untuk melakukan hal ini pada manusia.

Setelah 20 tahun mengembangkan metode, mereka mengatakan bisa mengubah sel-sel progenitor di dalam tubulus seminiferus disebut spermatogonium menjadi sperma matang.

Jika benar ini metode pertama menyelesaikan langkah-langkah akhir dalam membuat sperma manusia, meskipun laboratorium lainnya juga berhasil mendorong sel-sel melalui beberapa tahap-tahap awal.


Tujuan mereka adalah membekukan jaringan dari anak laki-laki pra-puber yang mengalami kanker sehingga mereka nantinya tetap dapat memiliki anak di kemudian hari.

Spermatogonium dapat hancur akibat radiasi atau kemoterapi dan anak laki-laki yang belum mencapai masa remaja tidak mampu memproduksi jika tidak memiliki sampel sperma beku.

Tim peneliti berharap memulai uji klinis pada tahun 2017. Hari ini mereka mengajukan izin untuk menggunakan lab dengan material sperma untuk membuahi sel telur manusia in vivo.

Metode ini melibatkan bundel yang diekstrak dari tubulus seminiferus dalam silinder kecil dengan gel disebut chitosan. Kemudian direndam dalam petri berisi larutan nutrisi, vitamin, hormon dan sebagainya di dalam bioreaktor.

Tim mengatakan proses untuk sperma manusia membutuhkan 72 hari, setelah itu silinder dihapus, gel dibubarkan dan sperma dipanen. Durand dan Perrard mengatakan sedang mempersiapkan sebuah naskah peer-review.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment