Skip to main content

Pemenang Anugerah Nobel Tahun 2015

Tutorial Penelitian ~ Komite Nobel di Stockholm telah mengumumkan pemenang Anugerah Nobel tahun 2015. Parasit, Neutrino dan DNA adalah pemenangnya.

William C Campbell, Satoshi Ōmura dan Youyou Tu berbagi 8 juta Kronor Swedia untuk kedokteran, Takaaki Kajita dan Arthur McDonald untuk fisika dan Tomas Lindahl, Paul Modrich dan Aziz Sancar untuk kimia.

Satoshi Ōmura, Youyou Tu dan William C. Campbell

Tiga ilmuwan dari China, Jepang dan Irlandia memenangkan hadiah Nobel kedokteran untuk penemuan yang membantu dokter memerangi malaria dan infeksi yang disebabkan oleh parasit cacing gelang.

Youyou Tu menemukan salah satu terapi paling efektif untuk malaria saat bekerja pada sebuah proyek militer rahasia pada tahun 1967 selama Revolusi Kebudayaan China.

Farmakolog 84 tahun dianugerahi setengah dari hadiah bergengsi 8 juta Kronor untuk penemuan artemisinin, obat yang terbukti jauh lebih efektif melawan perkembangan resistensi parasit malaria.

Dua peneliti lain, Satoshi Omura 80 tahun, mikrobiolog tanah Kitasato University, dan William Campbell 80 tahun, parasitolog Drew University di New Jersey, berbagi setengah lainnya untuk temuan avermectin, obat parasit cacing gelang.

Bersama-sama para ilmuwan dianggap berjasa mengubah kehidupan jutaan orang di negara berkembang di mana parasit yang menyebabkan penyakit dan kematian paling marak.

Takaaki Kajita dan Arthur McDonald

Hadiah Nobel fisika diberikan kepada Takaaki Kajita dari University of Tokyo dan Arthur McDonald dari Queen’s University in Kingston di Canada untuk temuan partikel subatomik neutrino.

Neutrino dianggap tidak memiliki muatan listrik dan massa nol, tapi Kajita dan McDonald menunjukkan sebaliknya. Neutrino dapat flip dari satu bentuk ke bentuk lainnya ketika meluncur yang membuktikan memiliki massa.

Neutrino adalah salah satu partikel paling melimpah di alam semesta dan ribuan miliaran memukul Bumi setiap detik tanpa kita sadari. Neutrino banyak diproduksi oleh ledakan bintang, tetapi juga peluruhan radioaktif kerak Bumi.

Komite Nobel mengatakan temuan tersebut mengubah pemahaman kita tentang cara kerja terdalam materi dan dapat memberikan pembuktian penting tentang alam semesta.

Tomas Lindahl, Paul Modrich dan Aziz Sancar

Hadiah Nobel kimia diberikan kepada Tomas Lindahl, Paul Modrich dan Aziz Sancar untuk penelitian mereka dalam mekanisme sel digunakan untuk memperbaiki DNA.

Tiga ilmuwan dari Swedia, Amerika Serikat dan Turki masing-masing menerima bagian yang sama dari 8 juta Kronor. Penelitian mereka menjelaskan bagaimana perbaikan sel DNA untuk mencegah kesalahan informasi genetik.

Mereka bertiga menunjukkan cara di mana perbaikan DNA itu sendiri adalah fundamental bagi pemahaman kita tentang kelainan genetik yang diturunkan dan penyakit seperti kanker.

Comments

Popular

Two Way ANOVA SPSS

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Jenis-Jenis Teknik Sampling