Langsung ke konten utama

Modifikasi Genetik Membunuh Sel Kanker Leukemia

Tutorial Penelitian ~ Editing gen mengalahkan leukemia bayi. Dokter menggunakan pisau bedah molekuler untuk mentweak sel T dan membunuh leukemia.

Seorang gadis 1 tahun disebut Layla telah diselamatkan dari leukemia menggunakan terapi gen eksperimental sebagai upaya terakhir setelah semua terapi lainnya gagal.

Masih terlalu dini untuk mengetahui apakah Layla bebas dari kanker sepenuhnya atau jika teknik yang menyelamatkannya bisa juga berhasil untuk orang lain dan bagaimana kelanjutan terapi tersebut.

Tetapi jelas bahwa teknik modifikasi genetik salah satu terapi untuk melawan kanker yang memanfaatkan rekayasa sel kekebalan untuk membunuh sel-sel kanker semakin menguat dan tersedia secara luas.

Pekan lalu Rumah Sakit Great Ormond Street di London mengumumkan suatu taklimat. Tim medis bayi Layla mengobati menggunakan instrumen bedah molekul yang disebut TALENs.

"Ada banyak trik genetik dapat kita memanfaatkan untuk membuat sel-sel yang lebih spesifik," kata Adrian Thrasher, kepala program di Great Ormond Street Hospital di London, di mana Layla dirawat.


Berbagai jenis penyelamatan pasien mulai dari HIV hingga kanker menggunakan pisau bedah molekul untuk mengiris gen. Tapi ini pertama kalinya TALENs berhasil membantu gadis 1 tahun ke dalam remisi leukemia.

Editing gen makin populer dalam penelitian dan uji klinis. Para ilmuwan dapat memilih berbagai cara yaitu Zinc Finger Nucleases, TALENs dan CRISPR/Cas9. Semua melakukan hal yang sama yaitu DNA dipotong di lokasi tertentu.

Zinc Finger Nucleases dan TALENs adalah protein dikaitkan pada situs tertentu DNA dan kemudian memotongnya. CRISPRs adalah reprogram RNA untuk membimbing enzim Cas9 ke tempat DNA.

Para peneliti baru-baru ini mengunggulkan CRISPR/Cas9 karena lebih mudah diterapkan dan lebih murah dibandingkan menggunakan Zinc Finger Nucleases dan TALENs.

Layla bukanlah orang pertama mendapatkan operasi molekul. Perusahaan biotek Sangamo BioSciences mulai menggunakan Zinc Finger Nucleases sekitar 5 tahun lalu untuk menghapus protein sel kekebalan tubuh manusia pembawa HIV.

Dalam kasus Layla menggunakan TALENs agar sel imun dapat mencari dan menghancurkan sel kanker tanpa merusak pasien. Chimeric Antigen Receptor T cells (CAR T) membantu tubuh membedakan sel sendiri dan sel penjajah.


Layla memiliki jenis kanker darah yang disebut Acute Lymphoblastic Leukemia dimana sumsum tulang banyak membuat sel-sel kekebalan yang belum matang disebut B cells yang bertabur protein CD19.

Dokter mencoba pengobatan eksperimental menggunakan sel CAR T yang direkayasa untuk membawa antibodi yang melacak dan membunuh setiap sel yang membuat CD19.

Dalam beberapa kasus sebelumnya, dokter mengambil sel T dari darah pasien dan memasukkan antibodi pelacak untuk membuat sel-sel CAR T. Sel-sel dibudidaya di laboratorium kemudian dimasukkan kembali ke pasien untuk melawan kanker.

Tim di Rumah Sakit Great Ormond Street menggunakan TALENs untuk memotong gen dalam sel T yang menghasilkan protein disebut T cell receptor alpha chain.

Protein memungkinkan sel-sel T untuk membedakan antara sel-sel sendiri dan sel penyerbu. Modifikasi memungkinkan sel donor CAR T menyerang sel-sel yang membawa CD19, tetapi membiarkan sel-sel pasien sendiri tetap hidup.

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…