Langsung ke konten utama

Wahana LISA Pathfinder Ukur Gelombang Gravitasi

Tutorial Peenelitian ~ Wahana LISA Pathfinder mulai membuka rahasia gravitasi. Satu langkah kecil kubus logam, satu lompatan raksasa untuk relativitas umum Einstein.

Sementara riak ruang dan waktu yang dihasilkan peristiwa kosmik masih dideteksi, misi baru dirancang untuk menguji teknologi dan jika berhasil para peneliti menyelidiki alam semesta menggunakan teori relativitas umum Einstein.

Kamis tanggal 2 Desember 2014 pukul 04:15 GMT setempat European Space Agency (ESA) meroketkan pesawat ruang angkasa LISA Pathfinder dari Kourou, Guyana Prancis.

Tanggal 2 Desember dipilih karena bertepatan peringatan 100 tahun teori relativitas umum Albert Einstein. Salah satu teori terbaik yang kita miliki dalam menjelaskan gravitasi saat ini.

LISA Pathfinder adalah misi perintis dirancang untuk menguji teknologi baru yang memungkinkan para ilmuwan menggunakan teori Einstein untuk mempelajari alam semesta secara lebih rinci.

Sampai saat ini sebagian besar pengetahuan kita tentang alam semesta berasal dari cahaya, gelombang radio atau radiasi ultraviolet. Jika semua berjalan dengan baik, para astronom menemukan cara-cara dan metode teknis baru.

LISA Pathfinder memungkinkan "mendengarkan" alam semesta yang berarti mendeteksi riak sangat kecil dalam ruang. Gelombang gravitasi diprediksi Einstein ketika benda-benda langit mengubah kecepatan atau arah perjalanan.


Gelombang gravitasi dapat terdistorsi partikel lebih kecil dari lebar atom yang membutuhkan teknik sangat istimewa dalam mengukur. Misi memungkinkan inovasi penelitian tentang ledakan bintang dan tabrakan lubang hitam.

"LISA Pathfinder adalah laboratorium fisika dasar paling sempurnya yang pernah dimasukkan ke ruang," kata Paul McNamara, ilmuwan misi proyek.

Proyek LISA Pathfinder disetujui oleh ESA Science Programme Committee pada tahun 2000 dalam garis eksperimen gravitasi yang kembali ke abad ke-18 dengan masing-masing zaman mendorong batas-batas teknologi.

Pada tahun 1797, Henry Cavendish membangun gudang kayu di Clapham Common. Di dalamnya, ia meletakkan peti. Mengintip melalui lubang-lubang kecil, Cavendish mengukur gerakan kecil bola timah.

Gerakan ini disebabkan oleh tarikan gravitasi halus bola untuk menghitung kepadatan Bumi. Akhirnya pengukuran ini juga ditampilkan untuk menghasilkan kekuatan gravitasi di seluruh alam semesta.

LISA Pathfinder adalah versi modern gudang Cavendish yang harus melindungi 2 kubus logam dikenal sebagai test masses dari semua kekuatan eksternal. Kubus logam terbuat dari paduan emas dan platinum.



Berat 1,96 kg dan terletak sekitar 40 sentimeter terpisah mengapung dalam dua rongga. Menggunakan sistem laser yang dibangun University of Glasgow, wahana mencari gerakan di antara mereka setiap inci.

"Fitur kunci LISA Pathfinder adalah presisi dengan merasakan dan mengontrol gerakannya," kata Ralph Cordy dari Airbus Defence and Space di Stevenage sebagai kontraktor wahana.

Untuk mencapai akurasi, insinyur Airbus harus menyimpan catatan teliti setiap komponen pesawat ruang angkasa. Hanya perpindahan kawat tembaga beberapa milimeter ke satu sisi bisa mengacaukan keseimbangan.

Jika mereka melakukan pekerjaan dengan benar, LISA Pathfinder menghasilkan gaya gravitasi internal hanya sepersepuluh dari sepermilyar gravitasi Bumi. Ada banyak kesimpulan dari sana.

LISA Pathfinder sendiri tidak mampu mendeteksi gelombang gravitasi. Tetapi jika semua pemeriksaan datang dengan benar maka membuka jalan bagi Laser Interferometer Space Antenna (LISA).

Misi ini awalnya dirancang dalam kolaborasi ESA dan NASA yang terdiri dari 3 pesawat ruang angkasa identik terbang terpisah 5 juta kilometer dan berkomunikasi satu sama lain melalui sinar laser.



Tetapi NASA mengundurkan diri dari kolaborasi karena masalah keterbatasan anggaran. Pada tahun 2011 ESA mengumumkan untuk mengejar cara-cara murah untuk membangun misi sendiri.

Misi lainnya sudah dibangun menggunakan teknologi LISA Pathfinder yaitu US-German Gravity Recovery and Climate Experiment Follow-on (GRACE-FO) yang mengukur perubahan gravitasi Bumi untuk melacak pergerakan air dalam planet.

LISA Pathfinder juga akan membuka jalan bagi ultra-precise tests of gravity karena relativitas Einstein tidak bisa menjelaskan apa yang terjadi di pusat lubang hitam. Teori yang lebih baik adalah gravitasi kuantum.

Komentar

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…