Monday, February 22, 2016

Narendra Modi Setuju LIGO-India Berburu Gelombang Gravitasi

Tutorial Penelitian ~ India bergabung pemburu gelombang gravitasi dengan LIGO-India. Narendra Modi setuju setelah teori Albert Einstein membuat gelombang sains ke seluruh dunia.

Pemerintah India memberi persetujuan awal untuk pembangunan LIGO-India, detektor melengkapi 2 instrumen di Amerika Serikat yang pekan lalu mengumumkan sejarah pertama penampakan gelombang gravitasi.

"Kabinet memberi persetujuan prinsip proposal mega sains LIGO-India untuk penelitian tentang gelombang gravitasi," kata Perdana Menteri India Narendra Modi, yang memberikan dukungan sejak tahun 2013.

"Proyek ini memotivasi mahasiswa India dan ilmuwan untuk mengeksplorasi batas-batas baru ilmu pengetahuan dan menambah dorongan untuk penelitian ilmiah lainnya," kata Modi.

Gelombang gravitasi adalah riak ruang-waktu disebabkan oleh peristiwa kosmik seperti merger 2 lubang hitam. Dua detektor LIGO di Washington dan Louisiana mendengar sinyal hanya beberapa milidetik terpisah.

Detektor LIGO ketiga memungkinkan peneliti melakukan pelacakan sumber gelombang gravitasi dan mengumpan teleskop lain di bagian langit yang sama untuk pelacakan lebih lanjut.


Lokasi LIGO-India terdiri dari 2 interferometer laser sepanjang 4 kilometer masih belum diputuskan, tetapi ada sejumlah lokasi yang cocok. Jika dana turun, observatorium beroperasi penuh pada tahun 2023.

Dua detektor yang lebih kecil di Jerman dan Italia diperkirakan beroperasi akhir tahun ini. Jaringan detektor di seluruh dunia memungkinkan informasi directional di mana sinyal gelombang gravitasi berasal.

Astronom India memiliki tradisi panjang penelitian relativitas umum, gelombang gravitasi, pengembangan algoritma untuk mendeteksi gelombang gravitasi dan analisis data itu sendiri. Proyek LIGO-India mengambil kepentingan masa depan.
Tinuku
Bagikan :

No comments:

Post a Comment