Skip to main content

FDA Prediksi Tidak Ada Dampak Negatif Nyamuk Rekayasa Genetika

Tutorial Penelitian ~ US Food and Drug Administration (FDA) prediksi tidak ada dampak kerusakan lingkungan yang signifikan nyamuk Aedes aegypti modifikasi genetik.

US Food and Drug Administration (FDA) mengumumkan pernyataan awal yang membawa Amerika Serikat lebih dekat penggunaan organime rekayasa genetika nyamuk jantan Aedes aegypti untuk pengendalian penyakit.

FDA telah mengambil langkah dalam proses memutuskan apakah akan mengizinkan peluncuran tes pertama nyamuk rekayasa genetika (genetically modified) atau GM untuk melawan penyakit seperti virus Zika di Amerika Serikat.

Para pengulas FDA pada tanggal 11 Maret mengeluarkan pernyataan mengenai desain eksperimen untuk memprediksi jika pelepasan jangka pendek Aedes aegypti hasil rekayasa gagal "tidak berdampak signifikan" terhadap lingkungan.

Nyamuk OX513A jantan yang diproduksi perusahaan bioteknologi Oxitec berbasis di Inggris diprogram untuk menyusutkan populasi liar seiring keturunan yang tidak akan hidup sampai dewasa.


Brasil yang paling parah dihantam virus Zika telah menyetujui pelepasan nyamuk OX513A dan Florida Keys Mosquito Control District sedang melakukan kajian sebuah eksperimen jangka pendek di wilayah Key Haven.

Di antara alasan FDA menyimpulkan bahwa tes tidak akan memiliki dampak negatif bahwa semua nyamuk yang dirilis adalah laki-laki yang tidak menggigit organisme lain sehingga risiko reaksi alergi atas gigitan nyamuk GM diabaikan.

Spesies nyamuk invasif menyebarkan dengue, demam kuning dan chikungunya serta virus Zika. Ada jendela waktu 30 hari komentar publik pada draft yang diterbitkan dan kemudian FDA mempertimbangkan apakah akan mengizinkan tes.

Comments

Popular

Two Way ANOVA SPSS

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Jenis-Jenis Teknik Sampling