Skip to main content

Mengintip Piramida dengan Scanner Teknologi Tinggi Mengubah Arkeologi

Tutorial Penelitian ~ Teknologi baru tidak hanya bisa membantu para peneliti mengungkap temuan baru di situs kuno seperti piramida di Giza, tetapi juga mengubah perspektif keseluruhan.

Piramida agung Mesir kuno salah satu prestasi arsitektur manusia paling mencolok dan sekarang para arkeolog menggunakan scanner partikel sedang mencari ruang-ruang rahasia yang ribuan tahun tetap terkunci dan tertimbun tak terlihat.

Teknologi baru mengubah arkeologi modern keseluruhan yang memungkinkan arkeolog menghasilkan temuan-temuan baru lebih akurat dalam cara yang kurang invasif dan menempatkan temuan mereka dalam konteks lanskap jauh lebih baik.

Teknologi terbaru yang menyelidiki piramida Mesir adalah scanner partikel muon dilengkapi teleskop khusus yang dikembangkan para ilmuwan Prancis untuk mencari ruang batu. Peneliti menguji pada bulan April ketika mengungkap ruang tersembunyi di Bent Pyramid.

Gambar: Reuters/Mohamed Abd El Ghany

Muon adalah partikel yang terbuat dari tabrakan sinar kosmik di atmosfer dan pemindaian partikel muon memungkinkan para ilmuwan melacak struktur bangunan non-invasif mirip scanner bandara mengungkap isi bagasi penumpang.

Makam Firaun Agung Tutankhamun adalah situs pertama sebagai bagian dari proyek Scan the Pyramids kemitraan Egypt's Ministry of Antiquities, Cairo University dan Heritage Innovation Preservation (HIP) Institute yaitu lembaga Perancis pengguna teknologi untuk warisan budaya.

Dampak teknologi baru jauh melebihi batas-batas Mesir. Dunia arkeologi dibuat terkejut pada bulan April lalu ketika arkeolog Sarah Parcak menggunakan citra satelit yang akhirnya menemukan kemungkinan pemukiman Viking di Amerika Utara.

Arkeolog di Honduras menggunakan teknologi baru yang berbeda. Laser scanner udara disebut LIDAR untuk menyelidiki situs tua. Mereka menemukan sebuah kota non-Maya yang diharapkan terhubung ke legenda kuno "Kota Monyet Allah".

"Dengan LIDAR situs yang telah dieksplorasi para ilmuwan sejak tahun 1980-an tiba-tiba menmukan hal-hal baru. Ini bagian menyenangkan arkeologi dan tidak pernah berakhir," kata Ben Thomas, direktur program Archaeological Institute of America.

Teknologi baru tidak hanya dapat menunjukkan pola baru eksplorasi situs di Giza, tetapi juga memperluas apresiasi pola di beberapa situs. Teknologi satelit telah membantu mengungkap pola berapa banyak peradaban berbeda akhirnya runtuh setelah over-eksploitasi sumber daya.

Salah satu contoh di Kamboja di mana peneliti menggunakan LIDAR untuk membuat peta kota yang tertutup vegetasi di Mahendraparvat. Mereka menemukan jaringan jalan raya dan kuil-kuil yang belum pernah ditemukan dari sebuah peradaban hancur.

Teknologi memungkinkan arkeolog mendapat pandangan sinoptik, melihat gambaran besar dibanding cara-cara lama yang hanya melakukan penelitian lapangan, penggalian dan mencatat temuan kemudian mengambil artefak ke museum.

Comments

Popular

Two Way ANOVA SPSS

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Jenis-Jenis Teknik Sampling