Skip to main content

CRISPR-Cas13a/C2c2 Sebagai Tool Diagnostik Serbaguna dan Sangat Sensitif

Tutorial Penelitian ~ Para ilmuwan mengembangkan CRISPR sebagai platform diagnostik penyakit. CRISPR yang biasa digunakan untuk mengedit gen diadaptasi untuk target RNA (bukan DNA) sebagai tool diagnostik yang sangat sensitif, cepat, murah dan potensi besar aplikasi dalam penelitian dan kesehatan masyarakat global.

Tutorial Penelitian CRISPR Cas13a C2c2 Sebagai Tool Diagnostik Serbaguna dan Sangat Sensitif

Sebuah tim ilmuwan dari Broad Institute of MIT dan Harvard, McGovern Institute for Brain Research di MIT, Institute for Medical Engineering and Science di MIT, dan Wyss Institute for Biologically Inspired Engineering di Harvard University melaporkan ke Science yang mengadaptasi protein CRISPR untuk berbagai diagnosis.

Fleksibilitas metode termasuk deteksi virus Zika dalam darah atau urin, membedakan urutan genetik Zika strain Afrika dan Amerika, membedakan jenis tertentu bakteri seperti E. Coli, mendeteksi gen resistensi antibiotik, identifikasi mutasi kanker di fragmen DNA dan membaca informasi genetik risiko penyakit jantung dari sampel air liur.

“Ini menarik bahwa enzim Cas13a yang awalnya diidentifikasi untuk mempelajari biologi dasar kekebalan bakteri dapat dimanfaatkan untuk mencapai sensitivitas luar biasa dan kuat bagi ilmu pengetahuan dan kedokteran klinis,” kata Feng Zhang dari Broad Institute.

Karena alat ini dapat dirancang sebagai tes berbasis kertas yang tidak memerlukan pendingin dan cocok digunakan secara luas di dalam dan di luar protokol tradisional seperti klinik pedesaan dengan akses terbatas peralatan canggih dan tidak membutuhkan sebuah rumah sakit lapangan selama wabah.

Pada Juni 2016, Zhang dan rekan menandai enzim CRISPR RNA-targeting disebut Cas13a (sebelumnya dikenal sebagai C2c2) yang dapat diprogram untuk membelah urutan RNA tertentu dalam sel bakteri. Cas13a tetap aktif setelah memotong target RNA dan terus memotong RNA nontargeted lain dalam ledakan aktivitas.

“Kita sekarang secara efektif dan mudah membuat sensor untuk setiap asam nukleat ketika memikirkan diagnostik dan aplikasi penelitian. Alat ini sangat sensitivitas yang bisa mendeteksi jumlah sangat kecil DNA kanker dalam sampel darah, memantau bakteri resisten antibiotik sangat cepat,” kata Jim Collins dari MIT dan Wyss Institute.

Comments

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Jenis dan Tipe Desain Penelitian