Skip to main content

Tim MIT Bangun Teknik Pencitraan Otak Resolusi Tinggi Materi 25 Nano

Tutorial Penelitian ~ Sebuah tim di Massachusetts Institute of Technology (MIT) mengembangkan teknik resolusi pemetaan jaringan otak secara ekstrim. Brain mapping resolusi tinggi yang belum pernah dilakukan memungkinkan para ilmuwan membangun sebuah peta sirkuit otak secara lebih tajam pada materi 25 nanometer.

Tim MIT Bangun Teknik Pencitraan Otak Resolusi Tinggi Materi 25 Nano

Sekelompok peneliti di MIT mengembangkan cara untuk membuat gambar resolusi sangat tinggi dari sampel jaringan di sebagian kecil dari teknik sebelumnya. Perluasan jaringan sebelum pencitraan menggunakan mikroskop cahaya konvensional menghasilkan gambar resolusi 20 kali lipat lebih tinggi.

Dua tahun lalu tim MIT menunjukkan potensi memperluas volume jaringan 100 kali lipat, sehingga resolusi gambar 60 nanometer. Sekarang tim yang sama telah menunjukkan bahwa memperluas jaringan kedua kalinya sebelum pencitraan dapat meningkatkan resolusi hingga 25 nanometer.

Tingkat resolusi memungkinkan peneliti untuk melihat protein tunggal yang mengelompok bersama-sama dalam pola kompleks pada sinapsis otak, komunikasi neuron satu sama lain sampai pada pemetaan sirkuit saraf.

“Anda ingin melacak kabel sirkuit otak lengkap. Jika bisa merekonstruksi secara lengkap, Anda bisa membuat model komputasi emosi, Anda dapat memetakan biomolekul pulsa elektrik dalam sel, Anda bisa membangun model dinamika otak,” kata Ed Boyden, biolog MIT.

Pendekatan ini juga dapat digunakan untuk gambar fenomena lain seperti interaksi antar sel-sel kanker dan sel-sel imun untuk mendeteksi patogen tanpa memerlukan peralatan mahal. Para ilmuwan menjabarkan teknik baru ke Nature Methods.

Sampel jaringan padat, gel merata yang dihasilkan terbuat dari polyacrylate untuk memperluas target. Sebelum gel terbentuk, para ilmuwan memberi label protein sel menggunakan antibodi yanag menanggung “barcode” DNA dan pada gilirannya melekat pada molekul polimer.

Para ilmuwan kemudian memecah protein yang biasanya memegang jaringan bersama-sama, memungkinkan barcode DNA memperluas satu sama lain sehingga gel membengkak. Sampel yang membesar kemudian diberi label dengan probe neon yang mengikat barcode DNA. Kemduian pencitraan mikroskop confocal membuat gambar dalam resolusi ekstrim.

Comments