Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka penulisan catatan kakinya dapat disingkat dengan hanya menuliskan penulisnya saja diikuti op.cit.

Contoh :
  1. T.R.R. Nitibaskara, Perangkap Penyimpangan dan Kejahatan: Teori Baru dalam Kriminologi, Jakarta: YPKIK, 2009, hlm. 22.
  2. Ibid, hlm 49.
  3. Steven P. Lab, Crime Prevention: Approaches, Practices and Evaluations, Cincinati, OH: Anderson Publishing Co., 1992, hlm. 15.
  4. Loc.cit.
  5. T.R.R. Nitibaskara, Op.cit., hlm 100.
  6. T.R.R. Nitibaskara, Catatan Kriminal, Jakarta: Jayabaya University Press, 1999, hlm 45.
  7. T.R.R. Nitibaskara, Op.cit., 2009, hlm 45.
Penjelasan :

2: ditulis “Ibid, halaman 49” artinya merujuk buku sebelumnya (tanpa selang) yaitu sumber T.R.R. Nitibaskara pada catatan kaki 1.

4: ditulis “Loc.cit.” artinya merujuk buku yang sama dan halaman yang sama dari catatan kaki sebelumnya yaitu sumber Steven P. Lab pada catatan kaki 3.

5: ditulis “T.R.R. Nitibaskara, Op.cit., hlm 100” artinya mengutip kembali sumber yang sama yaitu T.R.R. Nitibaskara dengan merujuk halaman yang sama atau halaman yang lain (dalam contoh di atas dirujuk halaman yang lain yaitu halaman 100). Perhatikan : sumber T.R.R. Nitibaskara telah diselang oleh Steven P. Lab.

7: Jika dari penulis yang sama digunakan lebih dari satu buku dan pernah disebutkan sebelumnya, maka ditulis nama penulis dan tahun yaitu sumber T.R.R. Nitibaskara pada catatan kaki 1.


Link situs lain: Pencarian Jurnal | Laporan Penelitian

Comments

  1. untuk contoh yang no.4 itu bukannya menggunakan Ibid ya ? karena merujuk buku yang sama dan halaman yang sama dari catatan kaki sebelumnya. *koreksi =)

    ReplyDelete
  2. :) baca yah
    Loc.cit. merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. Loc.cit (locere citato=kutipan yang telah disebutkan
      pada halaman/bab selanjutnya) artinya Jika
      halaman yang dikutip sama, maka digunakan istilah
      loc. cit.
      Dalam metode kutipan Kate.L.Turabian (oxford)
      kutipan tersebut diganti dengan sebagian nama
      penulis, sebagian nama buku, dan halaman.
      Contoh penggunaan Loc.cit :
      1Haerazi, “Pendekatan pembelajaran Bahasa" ,
      (Yogyakarta: Samudra Biru, 2010) hal 15-20
      2Amalia Rizki, “Penerapan Bahasa" , (Bandung: Tiga
      Dara, 2015) hal 15
      3Haerazi, Loc.Cit

      Delete
    2. Lalu apa bedanya dengan ibid, kalau pengertian loc.cit seperti itu?!

      Delete
    3. Ibid bukunya sama halamannya beda. Kalo sama persis, Loc.cit.

      Delete
  3. pusing, ga ngerti :(

    ReplyDelete
  4. kyaknya ada yg salah dech.. dosenku kagak gitu jelasinya

    ReplyDelete
  5. kayaknya dosenku kagak gitu jelasinnya.. yg masalah loc.cit.

    ReplyDelete
    Replies
    1. iya, setau saya loc.cit. sama dengan op.cit. deh, tp bukan untuk buku. kalo ngutip halaman yg sama dr sumber yg baru saja dikutip pakenya ibid.

      Delete
    2. ya sudahlah kita ini kan kaum intelektual. mungkin beda persepsi

      Delete
  6. Wow! Makasih Min, membantu sekali..
    kalau boleh saya simpulkan, ibid itu artinya judul dan pengarangnya sama tapi halamannya beda. kalau loc.cit artinya judul, pengarang, dan halamannya persis sama. Betulkah? Terima kasih

    ReplyDelete
  7. Makasih banget, sangat membantu!

    mungkin maksudnya kalau ibid itu pengarang dsn judulnya saja yg sama, tapi kalo loc.cit itu pengarang, judul, dan halamannya sama persis..
    begitu? cmiiw, tks

    ReplyDelete
  8. makasih min... ini sangat membantu..
    sebentar aq ada ujian tentang ini...
    makasih dan Berkat Tuhan...

    ReplyDelete
  9. Terima kasih, sangat bermanfaat.

    ReplyDelete
  10. Aina Sofiyati M.aminDecember 20, 2015 at 8:52 PM

    Terima kasih. Sangat diperlukan.

    ReplyDelete
  11. Ini termasuk ke dalam buku apa ya?

    ReplyDelete
  12. Penjelasannya ada yg tidak benar, kalau loccit referensi sama yg tlh diselingi ref lain namun pada hal yg sama

    ReplyDelete
  13. Ada yang tahu gimana caranya membuat op.cit yang referensi sebelumnya nama pengarangnya sama tetapi judulnya berbeda? Contohnya
    1. Dan nimmo, komunikasi politik: komunikator, pesan dan media (bandung: pt.remaja rosdakarya,2005) hlm. 13
    2. Dan nimmo, komunikasi politik: khalayak dan efek (bandung: pt. Remaja rosdakarya, 2010) hal.153
    3.miriam budiardjo, dasar-dasar ilmu politik (jakarta: pt. Gramedia pustaka utama.2010) hlm. 368
    4.

    Nah saya mau isi 4 nya ini op.cit dari yg nomor 2 dengan halaman yg berbeda. Saya harus tulis nya 4. Nimmo, 2010, op.cit. hlm 157 atau gimana ?

    Mohon bantuannya yaa..

    ReplyDelete
  14. Sepertinya penjelasannya itu salah, pas di loc.cit. . Klu utk ibid betul lah itu

    ReplyDelete
  15. untuk mempermudah penelitian, tolong sertakan nama penulisnya ya gan :)))))))

    ReplyDelete
  16. Sampai sekarang aku masih blm bsa ngerti ibid dan loc.cit
    Stau aku klo sama semua nya dan blm di dahului oleh catatan kaki lain menggunakn ibid. Tp disini dibilang loc.cit,jd selama ini aku bikin skripsi salah 😢

    ReplyDelete
    Replies
    1. Benar, sepemahaman saya..

      Ibid: untuk sumber yang sama (buku dan pengarang) yang telah dicantumkan sebelumnya dan BELUM diselingi oleh sumber lain. Kalau berbeda halaman tinggal tambahkan keterangan halaman setelah Ibid.

      contoh :
      1. Sujadmiko, Bayu. Pengakuan Negara Baru Ditinjau Dari Perspektif Hukum Internasional, Fiat Justitia: Jurnal Ilmu Hukum. Volume 6. No. 1. Januari-April 2012. Hlm. 180.
      2. Ibid., Hlm. 185.

      Loc.Cit: untuk sumber yang sama (buku dan pengarang) SERTA HALAMAN YG SAMA, yang telah dicantumkan sebelumnya namun SUDAH diselingi oleh sumber lain.

      contoh:
      1. Sujadmiko, Bayu. Pengakuan Negara Baru Ditinjau Dari Perspektif Hukum Internasional. Fiat Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, Volume 6, No. 1, Januari-April 2012, Hlm. 180.
      2. Marinzel, Anastazia. Catalonia: The Quest for Independence from Spain. Senior Honor Project 39, 2014, Hlm. 2.
      3. Sujadmiko, Bayu. Loc. Cit.

      Op.Cit: fungsinya sama sebagai Loc.Cit (buku dan pengarang sama, juga telah diselingi oleh sumber lain) NAMUN berbeda halaman. Jadi ditambahkan keterangan halaman sesudap Op.Cit.

      contoh:
      1. Sujadmiko, Bayu. Pengakuan Negara Baru Ditinjau Dari Perspektif Hukum Internasional. Fiat Justitia: Jurnal Ilmu Hukum, Volume 6, No. 1, Januari-April 2012, Hlm. 180.
      2. Marinzel, Anastazia. Catalonia: The Quest for Independence from Spain. Senior Honor Project 39, 2014, Hlm. 2.
      3. Sujadmiko, Bayu. Op. Cit., Hlm. 195.

      Ini sepemahaman saya ya.. semoga dapat membantu..

      Delete
  17. apa boleh menggunakan ibid lebih dari satu secara berurutan?

    ReplyDelete

Post a Comment

Populer