Skip to main content

Perputaran Uang Industri Penerbitan Jurnal Ilmiah

Dapatkan update langusng: Berlangganan via email
Tutorial Laporan Penelitian ~ Pada tutorial sebelumnya telah menyinggung pengertian jurnal open access atau jurnal akses terbuka yang memiliki skema bisnis Golden Road dan Green Road.

Jurnal Akses Terbuka (OA) menyediakan akses online bebas global dengan keterbatasan hak cipta minimal atau tidak ada. Penerbit membuat laman online yang dirancang untuk menyebarkan hasil penelitian cepat dan proses peer review efisien.

Data yang diperoleh oleh perusahaan konsultan yang berbasis di California menunjukkan industri penerbitan jurnal menghasilkan pendapatan US$9,4 miliar pada tahun 2011 dalam menerbitkan 1,8 juta artikel (Van Norden, 2013).

Menggunakan angka-angka ini memberikan biaya rata-rata US$5.000 per artikel. Menurut analisis perkirakan margin keuntungan antara 20-30% dengan biaya rata-rata US$3.500 hingga US$4.000 per artikel.

Penerbit besar seperti BioMed Central dan PLoS mengutip biaya antara US$1.350 sampai US$2.250 untuk menerbitkan artikel peer-review. Tapi angka ini naik jadi US$2.700 atau bahkan US$2.900 untuk artikel yang dipublikasi dalam jurnal lebih terkenal.

Di ujung lain spektrum seperti Cell Reports mengutip US$5.000 dan PeerJ yang menerapkan metode berlangganan penerbitan penulis tanpa batas artikel per tahun mengutip harga tetap per artikel antara US$99 hingga US$299 (Van Noorden 2012).

Review luas ditugaskan oleh The Joint Information Systems Committee (JISC) yang berbasis di Inggris memperkirakan biaya sebuah artikel jurnal berlangganan cetak berada di kisaran US$5.456. Jumlah ini meningkat menjadi US$6.494 untuk format digital dan cetak, sedangkan hanya format digital US$4.674.

Dalam OA jumlah sekitar 30-35% lebih sedikit yaitu US$3.662 untuk cetak, US$4.006 untuk artikel yang dipublikasikan dalam bentuk cetak dan format digital, serta US$3.048 untuk versi digital saja (Houghton et al 2009).

Sebuah studi dilakukan peneliti di Helsinki University dan University of Michigan menganalisis lebih dari 100 ribu artikel yang dipublikasikan dalam 1370 jurnal OA pada tahun 2010 datang dengan biaya pemrosesan artikel antara US$800 hingga US$3.900 (Solomon dan Björk, 2012).

Jumlah tersebut bagaimanapun tidak selalu mewakili nilai sebenarnya. Banyak penerbit OA menerima subsidi dari universitas dan/atau masyarakat scholar dalam bentuk hosting di situs server, ruang fisik dan sumber daya manusia.

Penerbit yang mendapatkan subsidi atas biaya pemrosesa artikel jauh lebih rendah dibandingkan pengutan penerbit seperti oleh BioMed atau PLoS sebagai organisasi independen yang harus beroperasi pada keuntungan.

Para penerbit komersial besar dengan lingkup operasi prinsip berlangganan memperoleh penghasilan dari sumber lain selain biaya artikel seperti perlanggan dari program pemerintah, konsorsium, perpustakaan, iklan dan penjualan barang-barang lainnya.

Perusahaan penerbit multinasional dalam jalur bisnis ini memiliki margin keuntungan luar biasa. Penerbit Elsevier berbasis di Amsterdam memiliki margin 40-50%, jauh lebih tinggi dari angka resmi yang dinyatakan 37% dan dekat dengan 40% yang dinyatakan oleh Wiley.

Comments