Skip to main content

Peer Review Jurnal Gagal Memprediksi Potensi Kutipan

Dapatkan update langusng: Berlangganan via email
Tutorial Penelitian ~ Kebanyakan ilmuwan memiliki cerita horor tentang bagaimana penerbit jurnal secara brutal menolak naskah laporan penelitian mereka.

Sebuah tim mengevaluasi peer review dengan melacak nasib lebih dari 1.000 naskah yang diajukan 10 tahun lalu di jurnal Annals of Internal Medicine, the British Medical Journal (BMJ) dan The Lancet.

Menggunakan kutipan sebagai proxy kualitas penelitian, Kyle Siler et al menemukan bahwa jurnal yang baik menerbitkan penelitian yang solid dan membuang penelitian sampah.

Tapi mereka gagal menerbitkan naskah-naskah yang bakal banyak dikutip oleh ilmuwan lain di kemudian hari. Analisis Kyle Siler et al. memprediksi naskah-naskah yang berpotensi dikutip dalam penelitian lain.

"Mengejutkan bagi saya bahwa 14 naskah top semua pernah ditolak," kata Siler, sosiolog di University of Toronto di Kanada, yang melaporkan hasil pada 22 Desember 2015 di Proceedings of the National Academy of Sciences.

Siler dan rekan menyadap database naskah dan laporan resensi yang diselenggarakan oleh University of California di San Francisco dalam penelitian sebelumnya tentang proses peer-review.

Sekitar 1.008 naskah yang diajukan hanya 62 yang diterbitkan pada salah satu dari 3 penerbit tersebut. Sebanyak 757 naskah akhirnya diterbitkan oleh jurnal lain dan sisanya 189 mengalami transformasi radikal atau menghilang tanpa jejak.

Herannya 772 dari naskah-naskah yang ditolak oleh setidaknya salah satu jurnal tersebut bahkan tidak dikirim untuk proses peer review dan bahwa 12 dari 15 naskah menjadi penelitian yang paling banyak dikutip mengalami nasib ini.

Dinamika pasar cenderung membuat blandness tertentu, meskipun editor mungkin mendapat informasi tentang apa yang diulas. Subjek bioteknologi sangat bergengsi tapi mungkin ditolak oleh jurnal yang fokus pada subjek klinis.

Siler juga mengakui penggunaan kutipan sebagai proxy untuk kualitas penelitian menimbulkan beberapa masalah. Salah satu pendekatan alternatif untuk menilai kualitas yang diterbitkan yaitu melakukan rotasi peer review.

Saran Bacaan

Kyle Siler et al. (2014). Measuring the effectiveness of scientific gatekeeping. Proceedings of the National Academy of Sciences, vol. 112 no. 2, 360–365, DOI:10.1073/pnas.1418218112

Comments