Skip to main content

Large Hadron Collider Mulai Lakukan Aktivitas Sains

Dapatkan update langusng: Berlangganan via email
Tutorial Penelitian ~ Large Hadron Collider (LHC) mulai melakukan sains lagi, tabrakan partikel pada energi tinggi mendorong batas-batas ilmu pengetahuan manusia.

Turun mesin yang dilakukan sejak tanggal 14 Februari 2013, setelah temuan Higgs boson, telah ON kembali dan fisikawan dapat melakukan eksperimen dengan rekor energi tertinggi.

Tim di LHC, dekat Jenewa, Swiss, telah selesai menghabiskan 2 tahun upgrade akselerator partikel paling kuat di dunia. Pada tanggal 3 Juni pukul 10.40 waktu setempat mereka resmi menetapkan collider aktif.

Para ilmuwan dapat melumatkan bersama beam proton pada energi 13 teraelectronvolts (TEV) dan harus segera menumbuk 1 miliar pasang proton per detik. Rekor diharapkan 14 TeV sebelum turun mesin lagi tahun 2018.

"Pada tahap ini, jumlah sebenarnya beam agak kecil, namun semakin meningkat dalam beberapa bulan mendatang," kata Paul Collier, kepala beam di CERN.


Ketika proton bertabrakan, energi diubah menjadi massa, menciptakan hujan partikel baru. Fisikawan berharap manfaat upgrade dapat menggali fenomena kesenjangan model standar fisika partikel.

Hal ini memungkinkan mereka menjawab pertanyaan lama yang tidak bisa dijelaskan dari model seperti materi gelap dan Higgs boson. Teori supersimetri bisa memberi penjelasan untuk pertanyaan-pertanyaan ini.

Para ilmuwan juga ingin menyelidiki lebih banyak daerah yang belum pernah dijelajahi pengetahuan manusia. Mencari blok bangunan utama baru alam semesta jauh lebih kecil dari sebelumnya dan memotong setengah waktu pasca Big Bang.

Comments