Skip to main content

Kanker Menghantui Uji Klinis Sel Induk Retina

Dapatkan update langusng: Berlangganan via email
Tutorial Penelitian ~ Ketakutan kanker menghentikan sejenak uji klinis perintis sel induk untuk menyembuhkan kebutaan. Muncul risiko karsinogenesis meskipun rendah.

Sebuah uji coba perintis sel induk dihentikan setelah mutasi genetik ditemukan dalam sel-sel peserta uji klinis kedua. Salah satu mutasi dapat membawa risiko kanker lebih jauh.

Percobaan pertama kali untuk mengetahui apakah jenis sel induk yang dikenal sebagai sel-sel induced pluripotent stem (iPS) dapat diterapkan untuk memulihkan dari kebutaan.

Teknik iPS tersebut dibuat dengan mengambil sel-sel dari kulit pasien dan memutar riwayat mereka menjadi status sel induk dini menggunakan senyawa pertumbuhan.

Sel-sel kemudian diubah menjadi jenis sel yang dibutuhkan sebelum ditransplantasikan kembali ke tubuh pasien. Dalam hal ini sel-sel kulit pasien diprogram menjadi sel-sel khusus retina.

Upaya ini untuk membalikkan kerusakan yang disebabkan oleh degenerasi makula terkait usia. degenerasi makula adalah bentuk umum kebutaan yang dialami seiring dengan proses penuaan.

Pasien pertama seorang wanita 70 tahun mendapat terapi September lalu dan dilaporkan dalam kesehatan baik. Ini sekilas pertama potensi klinis sel iPS yang diupayakan pertama kali sejak tahun 2006.


"Memang benar mutasi ditemukan dalam sel sebelum transplantasi ke pasien kedua dan ini pertimbangan kami menangguhkan," kata Masayo Takahashi dari Riken Center for Developmental Biology di Kobe, Jepang.

Analisis sel pasien mengungkap 6 mutasi. Tiga gen yang telah dihapus dan tiga perubahan nukleotida termasuk satu onkogen terkait risiko rendah kanker. Mutasi tidak terdeteksi dalam sel-sel kulit asli pasien.

Kemungkin mutasi terjadi ketika produksi sel iPS. Namun risiko karsinogenesis masih dianggap rendah dan telah membingungkan dan satu sel yang terkait dirasa mengkhawatirkan.

Alasan kedua penghentian sejenak uji coba adalah perubahan peraturan di Jepang bahwa mulai sekarang hanya beberapa lembaga yang dperbolehkan menjalankan percobaan sel induk.

Setelah penyesuaian kebijakan para peneliti berharap melanjutkan uji coba melibatkan 5 pasien lagi yang menggunakan sel-sel kulit mutasi bebas yang sehat dari donor yang lebih muda.

Salah satu manfaat dari terapi sel induk bahwa sel-sel dapat berkembang biak dengan cepat, tetapi karakteristik menguntungkan ini ini juga umum dimiliki oleh sel-sel kanker.

Comments