Skip to main content

10 Negara dengan Ekonomi Jangka Panjang Terbaik

Dapatkan update langusng: Berlangganan via email
Tutorial Penelitian ~ Ekonomi global diproyeksikan tumbuh 3,3% tahun ini atau lebih lambat dibandingkan tahun 2014. Daya saing adalah kunci pertumbuhan berkelanjutan.

Menurut Dana Moneter Internasional (IMF) pertumbuhan negara maju seperti Amerika Serikat tampaknya naik sedikit, sementara pertumbuhan di negara maju baru dan berkembang melambat.

World Economic Forum (WEF) Global Competitiveness Report 2014-2015 mendefinisikan daya saing sebagai kesatuan lembaga, kebijakan dan faktor-faktor yang menentukan tingkat produktivitas suatu negara.

Ekonomi yang sehat mendorong pertumbuhan jangka panjang berkelanjutan, iklim kompetisi yang sehat dan memberikan standar hidup tinggi bagi warganya.

Dalam rangka untuk menilai daya saing, WEF mengklasifikasikan 140 negara menurut tiga tahap pembangunan. Daya saing pada satu tahap perkembangan sangat berbeda dalam daya kompetitif pada tahap yang lain.


Pada tahap awal, ekonomi harus didorong yang berarti pertumbuhan yang berkelanjutan tergantung terutama pada tenaga kerja murah (tidak terampil) dan sumber daya alam.

Pada tahap kedua, produktivitas dan upah tumbuh dengan efesiensi ekonomi di mana pendidikan tinggi dan kualitas produk lebih penting untuk mendorong kesehatan ekonomi.

Pada tahap ketiga atau paling maju, dikenal sebagai negara inovatif dengan teknologi dan teknik produksi canggih yang penting dalam mempertahankan daya saing.

Sementara GDP per kapita umumnya digunakan sebagai ukuran keberhasilan ekonomi sering gagal menangkap kesehatan sejati ekonomi. GDP per kapita tidak mencerminkan isu-isu jangka panjang.

Berikut daftar 10 negara terbaik di dunia dalam pertumbuhan ekonomi berkelanjutan jangka panjang:

10. Inggris
= GDP 2014: US$ 2.550 miliar
= Harapan hidup: 81,0 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 89,5%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 89,9

9. Swedia
= GDP 2014: US$ 448,25 miliar
= Harapan hidup: 81,7 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 41,5%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 312,5

8. Finlandia
= GDP 2014: US$ 221,04 miliar
= Harapan hidup: 80,8 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 59,6%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 294,0

7. Hong Kong SAR
= GDP 2014: US$ 397,51 miliar
= Harapan hidup: 83,8 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 6,9%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: n / a

6. Jepang
= GDP 2014: US$ 4.750 miliar
= Harapan hidup: 83,3 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 246.4%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 334,9

5. Belanda
= GDP 2014: US$ 798,59 miliar
= Harapan hidup: 81,1 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 68,3%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 208,9

4. Jerman
= GDP 2014: $US 3.720 miliar
= Harapan hidup: 81,0 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 73,1%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 225,2

3. Amerika Serikat
= GDP 2014: US$ 17.420 miliar
= Harapan hidup: 78,8 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 104,8%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 160,3

2. Singapura
= GDP 2014: $ 452,69 miliar
= Harapan hidup: 82,3 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 98,8%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 127.0

1. Swiss
= GDP 2014: US$ 472.83 miliar
= Harapan hidup: 82,7 tahun
= Rasio Utang Pemerintah terhadap GDP: 46,1%
= Aplikasi paten per 1 juta orang: 320,8

Comments