Skip to main content

Human Genome Project-Write (HGP-Write), Proyek Sintesis Genom Manusia

Dapatkan update langusng: Berlangganan via email
Tutorial Penelitian ~ Para ilmuwan mengungkap proposal untuk membangun genom manusia dari awal. Rencana proyek untuk membangun genom manusia dari awal dimulai tahun ini.

Tahun lalu para peneliti yang bekerja untuk sintesis genom strain ragi mulai membuka mata jendela lebih luas bahwa perakitan dari awal 3 miliar base pairs DNA sel manusia semakin dekat. Ide menarik perhatian para ilmuwan terkemuka lainnya dan menginsipirasi proposal yang dipublikasikan pekan lalu.

Tim terdiri 25 ilmuwan resmi mengumumkan rencana untuk membangun genom manusia dari awal dalam waktu 10 tahun ke depan. Mereka juga telah memberikan rincian lebih lanjut aplikasi yang dimaksudkan untuk sintesis DNA, meskipun tidak semua orang yakin dengan pendekatan yang digunakan.

Human Genome Project-Write (HGP-Write) bertujuan mensintesis seluruh genom manusia beserta spesies komponen kimia lainnya dan membuat sel-sel berfungsi hidup. Proposal inisiatif publik-swasta yang selama satu dekade membutuhkan miliaran dolar untuk pengembangan teknologi.


Gagasan proyek yang dipublikasi resmi setelah sebulan sebelumnya dibahas pertama kali dalam pertemuan rahasia, HGP-Write berupaya menggalang dana awal sebagai uang muka US$100 juta dari berbagai sumber pendanaan untuk membantu visi mereka dari bawah.

Tim ini dipimpin biolog sintetis Jef Boeke dari New York University, genomikawan George Church dari Harvard Medical School di Boston dan futuris Andrew Hessel dari studio desain komersial Autodesk Research di San Rafael, California.

"Sejauh ini Anda hanya bisa membaca genom. Pada titik tertentu akhirnya Anda harus membangunnya," kata Susan Rosser, genomikawan University of Edinburgh di UK.

Biologi sintetis tidak baru. Tahun 2010 ilmuwan-pengusaha Craig Venter yang membantu mempercepat proyek genom manusia mengumumkan bahwa timnya setelah bertahun-tahun upaya dan mensintesis bentuk hidup sederhana. Pada Maret 2016 mereka melaporkan selesainya organisme buatan JCVI-syn3.0.

Para peneliti telah membangun genom virus dan bakteri berfungsi dan proyek genom ragi yang dikenal sebagai Sc2.0 bertujuan untuk memiliki semua 16 kromosom kira-kira 10 juta base pairs dirakit pada akhir tahun depan. Tapi genom mamalia adalah prospek yang berbeda.

Tujuan utama HGP-Write adalah merekayasa genom besar hingga 100 miliar base pairs, sebagai perbadingan genom manusia adalah 3 miliar base pairs. Ini berarti mencakup seluruh rekayasa genom jalur sel manusia dan organisme lain dari pertanian dan masyarakat yang memiliki signifikansi kesehatan.

Pekerjaan membutuhkan perkembangan teknologi untuk mendorong desain dan rekayasa genom skala besar. Sementara sulit untuk menempatkan angka pada pada tahap awal, tim mengharapkan tagihan US$3 miliar atau kurang dari biaya Human Genome Project (HGP).

Bersamaan dengan proyek utama, mereka juga menguraikan beberapa proyek sampling yang bisa memperoleh keuntungan mencakup pengembangan garis ultra-aman sel tahan virus, kanker dan bebas dari gen yang berpotensi berbahaya penyebab penyakit, misalnya prion.

Janji lain keuntungan untuk molekul sel induk karena alah satu manfaat dari terapi sel induk bahwa sel-sel dapat berkembang biak dengan cepat tetapi ini juga meyebabkan karakteristik sel-sel kanker sehingga suntikan terapi sel induk telah lama menjadi perhatian.

Proyek minor lainnya termasuk menemukan genom minimal yaitu akun terkecil yang mungkin muncul dari DNA mampu mendukung kehidupan dan mengadaptasi genom babi sehingga menjadi sumber lebih baik donor organ yang transplantasi ke manusia.

Ada juga usulan untuk mengembangkan referensi genom yaitu template dasar umum untuk semua manusia. Hal ini dapat membantu mengidentifikasi mengapa beberapa populasi lebih rentan terhadap penyakit tertentu misalnya anemia sel sabit yang lebih umum pada orang Afrika, Afro-Amerika dan Mediterania.

Proposal HGP-Write sejauh ini mengundang kontroversi ketika anggota tim termasuk George Church, Harvard Medical School di Boston, dan Jef Boeke, biolog New York University, mengadakan pertemuan di Harvard pada 10 Mei. Peserta dilarang berbicara dengan pers.

Menurut sumber informasi pertemuan adalah tindak lanjut yang telah diselenggarakan pada bulan Oktober di New York University untuk membahas kelayakan proyek. Pada saat itu tujuan utamanya mensintesis genom lengkap manusia dalam garis sel dalam jangka waktu 10 tahun.

Belum ada peraturan formal dari pemerintah Amerika Serikat untuk sintesis DNA. Mungkin karena alasan terebut publikasi tim berisi bagian panjang tentang peraturan, etika dan keterlibatan publik serta strategi perhitungkan nilai-nilai lokal dan regional.

Kepemilikan proyek juga bisa menjadi masalah. Proyek HGP jelas bahwa pengetahuan yang diperoleh dari hasil proyek dapat diakses oleh semua orang dengan men-download dan menggunakan informasi tersebut. Tapi dalam HGP-Write menjadi isu yang belum beres.

Comments