Skip to main content

Indonesia Membutuhkan Undang-Undang Inovasi

Dewan Riset Nasional (DRN) mengatakan sudah saatnya Indonesia memiliki undang-undang inovasi untuk mengejar ketertinggalan dari negara-negara lain dalam memajukan ekonomi dan mensejahterakan rakyat. Usulan tersebut disampaikan dalam sebuah seminar di Makassar pada Rabu 9 Agustus 2017.

Tutorial Penelitian Indonesia Membutuhkan Undang-Undang Inovasi

Usulan Dewan Riset Nasional mengenai undang-undang inovasi adalah hal yang wajar karena sejarah sukses negara-negara maju melakukan pembangunan ekonomi dan mensejahterakan rakyat yang berlandaskan pada inovasi dan industrialisasi yang didukung oleh undang-undang.

Ketua DRN Bambang Setiadi mencontohkan Korea Selatan memiliki Special Law for Science and Technology Innovation (1997), Amerika Serikat memiliki Innovatioan Act (2017), India memiliki the National Innovation Act (2008), dan Uni Eropa memiliki Innovation Law and Policy in the European Union (2020)

Di negara-negara Asia Tenggara seperti Malaysia juga memiliki Agency Innovation Act, Thailand memiliki the National Competitive Enhancement Act for targeted industries (2017), kemudian Singapura dengan Standard, Productivity and 4 Innovation Board Act (2002).

"Dengan memiliki UU Inovasi, pemerintah tidak bisa memotong anggaran riset strategis. Pemerintah boleh melakukan efisiensi, tapi untuk riset-riset strategis yang ditetapkan oleh UU Inovasi tidak boleh dipotong," kata Setiadi.

"Riset-riset strategis misalnya di bidang kesehatan adalah stem cell dan pertahanan misalnya roket, tidak boleh dipotong sembarangan di tengah jalan," kata Setiadi.

Bambang mengemukakan sejak akhir tahun 2016 DRN melakukan serangkaian diskusi intensif dengan melibatkan beberapa pihak terkait dan membentuk tim adhock beranggotakan anggota DRN yang pernah terlibat dalam penyusunan UU Pertahanan dan UU Industri.

Masalah-masalah yang dihadapi Indonesia diantaranya tingkat ketergantungan yang masih tinggi, lemahnya kemandirian dan daya saing. Solusinya adalah membangkitkan inovasi dam industrialisai seperti yang selama ini telah gencar dilakukan China dan India.

Comments

Popular

Jenis-Jenis Skala Pengukuran Statistik

Tutorial Laporan Penelitian - Skala adalah perbandingan antar kategori sebuah objek yang diberi bobot nilai berbeda. Jenis-jenis skala pengukuran adalah nominal, ordinal, interval dan rasio.

Footnote atau Catatan Kaki Ibid, Op.cit., dan Loc.cit

Tutorial Laporan Penelitian ~ Penulisan sumber pada catatan kaki atau footenote mengenal penghematan dengan menggunakan istilah Ibid, Op.cit., dan Loc.cit. Ketiga singkatan tersebut harus diketik italic atau underline.

Ibid merupakan singkatan dari ibidem, yang artinya di tempat yang sama. Jika suatu pustaka atau sumber yang baru saja dikutip (belum diselingi sumber pustaka lain) akan dikutip lagi, maka cukup menggunakan ibid. Jika ibid, itu merujuk halaman yang sama dengan karangan yang sebelumnya, maka ibid harus diganti dengan Loc.cit.

Loc.cit merupakan singkatan dari Loco citato yang artinya dikutip dari tempat yang sama. Bila hendak mengutip halaman yang sama dari sumber yang baru saja dikutip (belum diselang oleh sumber lain) maka catatan kaki cukup disingkat Loc.cit.

Op.cit. merupakan singkatan dari Opere citato, artinya telah dikutip. Jika suatu pustaka atau sumber telah dikutip dalam catatan kaki dan telah diselangi oleh satu atau beberapa sumber lain hendak dikutip lagi, maka p…

Jenis-Jenis Teknik Sampling

Tutorial Laporan Penelitian - Pada tutorial sebelumnya telah dibahas mengenai populasi dan sampel penelitian serta konsep statistik inferensial yang mendasarinya,

Penelitian Survey, Kelebihan dan Kelemahan

Tutorial Laporan Penelitian - Penelitian survey (survei) adalah salah satu jenis penelitian kuantitatif paling umum digunakan dalam ilmu sosial.

Jenis dan Tipe Desain Penelitian

Tutorial Penelitian - Sebuah desain penelitian adalah rencana sistematis sebagai kerangka yang dibuat untuk mencari jawaban atas pertanyaan penelitian.