Skip to main content

FDA Setujui Terapi Leukemia Berbasis Modifikasi Gen

U.S. Food and Drug Administration (FDA) menyetujui terapi baru berbasis gen untuk mengobati kanker langka. Pada tanggal 30 Agustus Badan Administrasi Makanan dan Obat-obatan Amerika Serikat menyetujui terapi imunoterapi CAR-T bernama Kymriah oleh Novartis Pharmaceuticals untuk pasien dengan jenis leukemia langka.

Tutorial Penelitian FDA Setujui Terapi Leukemia Berbasis Modifikasi Gen

Langkah ini adalah pertama kalinya bagi perusahaan farmasi menggunakan pendekatan pemograman gen untuk leukemia digunakan di Amerika Serikat. Imunoterapi CAR-T menggunakan sel T yang direkayasa genetika dimana sistem kekebalan tubuh ditugaskan untuk mengidentifikasi penyerbu seperti bakteri, virus atau sel asing.

Sel yang direkayasa disebut sel CAR-T dapat disesuaikan untuk setiap pasien. Sel T individu dikumpulkan dan diprogram di laboratorium untuk membawa gen baru yang mengarahkan sel T untuk menyerang sel tertentu. Sel T yang dimodifikasi tersebut disuntikkan kembali ke pasien untuk memburu dan menghancurkan kanker.

Terapi sel CAR-T telah menunjukkan harapan dalam memerangi jenis kanker B-cell acute lymphoblastic leukemia atau ALL yang dapat menyerang anak-anak dan orang dewasa. Beberapa pendekatan CAR-T sedang ditelaah, termasuk terapi eksperimental pada tahun 2015 di Inggris untuk merawat seorang gadis berusia 1 tahun dengan leukemia.

Persetujuan ini berlaku untuk anak-anak dan orang dewasa muda sampai usia 25 dengan B-cell ALL yang telah gagal menggunakan terapi lainnya atau telah kambuh. Terapi Kymriah senilai US$475.000 dianggap para analis terlalu mahal, tetapi setidaknya setiap orang memiliki kesempatan untuk sembuh.

Saham perusahaan biotek lainnya seperti Gilead Sciences Inc., yang pekan ini mengumumkan kesepakatan senilai US$11,9 miliar untuk membeli Kite Pharma, naik 6,2 persen menjadi US$80,47. Kite Pharma diperkirakan juga akan menerima persetujuan berikutnya untuk terapi CAR-T. Saham Bluebird Bio Inc juga menguat 11,1% menjadi US$113,73.

Comments