Skip to main content

India Siapkan Detektor Gelombang Gravitasi LIGO Untuk 2025

Detektor gelombang gravitasi baru untuk mengukur riak ruang dan waktu akan dibangun di India untuk tahun 2025 sebagai observatorium ketiga. Laser Interferometer Gravitational-Wave Observatory (LIGO) baru direncanakan akan dibangun untuk melengkapi dua deketor yang sudah beroperasi di AS.

India telah menyiapkan lahan, anggaran dan sumberdaya manusia untuk pembangunan LIGO untuk 2025 dimana Perdana Menteri Narendra Modi telah menyetujui pada Februari tahun lalu. LIGO India akan menjadi observatiorium gelombang gravitasi berbasis laser ketiga di dunia setelah LIGO Hanford dan LIGO Livingston di AS.

Tutorial Penelitian India Siapkan Detektor Gelombang Gravitasi LIGO Pada 2025

Director of the Inter-University Centre for Astronomy and Astrophysics (IUCAA) di Pune, Somak Raychaudhury, mengatakan telah menentukan lokasi untuk detektor baru di India. LIGO bertujuan menemukan gelombang gravitasi yang dihasilkan oleh merger dua lubang hitam raksasa yang memenangkan Hadiah Nobel Fisika tahun ini.

"Detektor akan dioperasiskan oleh IUCAA," kata Raychaudhury.

LIGO India didanai oleh Science and Technology Facilities Council (STFC) melalui Newton-Bhabha project, sedangkan sistem akan dibangun the Raja Ramanna Centre for Advanced Technology di Indore dan Institute for Plasma Research di Ahmedabad. Sistem tersebut akan bergabung dengan para kolaborator LIGO di AS.

Gelombang ini pertama kali diusulkan oleh Albert Einstein dalam teori relativitas umum. Percepatan benda besar seperti bintang neutron atau lubang hitam yang mengorbit satu sama lain akan mengganggu sedemikian rupa sehingga ruang terdistorsi. Riak-riak ini berjalan pada kecepatan cahaya melalui alam semesta.

Tim LIGO melaporkan temuan ketiga bersejarah pada Juni tahun lalu yang mendeteksi gelombang gravitasi akibat dari merger dua lubang hitam. Para ilmuwan berharap semakin banyak temuan dan menambah pengetahuan mengenai berbagai hal termasuk asal-usul alam sementa.

Sebuah konsorsium universitas di India yang dipimpin oleh IUCAA dan sebuah konsorsium universitas di Inggris yang dipimpin oleh University of Glasgow menandatangani program kolaboratif untuk mengembangkan infrastruktur dan memberikan pelatihan untuk menghadirkan detektor LIGO India.

Comments