Mata Uang Crypto Adalah Moneter Masa Depan

Universitas Utama di Belarus memulai silabus crypto, ICO dan turunannya setelah negara itu melegalisasi cryptocurrency untuk mendorong ekonomi digital. Belarusian National Technical University (BNTU) di Minsk mengumumkan telah membuka program tentang mata uang masa depan seperti bitcoin dan lainnya.

Presiden Belarus Alexander Lukashenko telah menadatangai pengesahan undang-undang "On the Development of Digital Economy" untuk melegalisasi cryptocurrencies, ICO, dan kontrak berjangka turunannya. Seperti diberitakan Tinuku.com keputusan tersebut sebagai bagian dari upaya kesiapan negara untuk menuju era masa depan.

Tinuku Mata Uang Crypto Adalah Moneter Masa Depan

Pemerintah bahkan meluncurkan kebijakan insentif pajak kepada para startup yang menggelar ICO dan para investor yang berpartisipasi. ICO adalah initial coin offering yaitu metode penggalangan dana futuristik melalui penjualan token sebagai alternatif dari metode tradisional melalui initial public offering (IPO).

Revolusi Moneter

Masyarakat menilai keputusan tersebut sebagai langkah yang baik bagi negara untuk mengkoptasi masa depan dan adaptasi atas perubahan zaman yang semakin cepat terutama dalam teknologi dan moneter. Tetapi beberapa kalangan mengatakan keputusan pemerintah tersebut sebenarnya adalah langkah yang terlambat.

Cryptocurrency menggunakan teknologi blockchain sehingga meningkatkan akuntanbilitas, keterbukaan dan efesiensi dalam sistem ekonomi secara keseluruhan. Penggunaan mata uang tradisonal saat ini sangat sentralistik, penuh fraud dan biaya sangat mahal yang tentu saja harus ditanggung oleh mesyarakat.

Jepang dan Amerika Serikat adalah negara-negara yang terlebih dahulu melegalisasi cryptocurrency. Dua bursa terbesar di dunia yaitu Chicago Mercantile Exchange (CME) dan Chicago Board Options Exchange (CEBOE) telah meluncurkan kontrak berjangka bitcoin. Nasdaq juga telah berencana untuk meluncurkan produk bitcoin.

Setelah pengumuman oleh Lukashenko, Belarusian National Technical University (BNTU) mengumumkan program diploma di bidang kripto. BNTU didirikan pada tahun 1920 menjadi universitas teknik utama di Belarus, alumni termasuk mantan perdana menteri Belarusia, Vyacheslav Kebich dan Gennady Novitsky.

BNTU mengatakan silabus crypto bagi mahasiswa diploma mencakup 'operasi cryptocurrency', 'masa depan kriptocurrency', 'teknologi blockchain', 'ICO sebagai penerus IPO' dan lain-lain. Program selama 2 tahun itu dimulai pada 12 Maret tahun depan.

Bebas Fraud

Bitcoin sebagai mata uang crypto adalah mata uang virtual yang dikembangkan pada tahun 2009 oleh seseorang dengan nama samaran Satoshi Nakamoto. Mata uang ini seperti halnya rupiah atau dollar, tetapi berjalan menggunakan teknologi blockchain dalam perangkat lunak atau software.

Hingga saat ini telah banyak mata uang crypto, dimana porsi terbesar adalah Bitcoin (BTC), Bitcoin Cash (BCH), Litecoin (LTC), Ethereum (ETH), Zcash (ZEC), Dash, Ripple (XRP) dan Monero (XMR). Bitcoin adalah mata uang tertua dan tentu memiliki kapitalisasi pasar terbesar di dunia untuk saat ini.

Mata uang crypto terdesentralisasi dimana tidak sentralistik di bawah kontrol 'regim bank sentral' sehingga secara teoritis mustahil terjadi fraud akibat kesalahan manusia atau kesalahan kebijakan. Juga, karena tidak di bawah kontrol bank sentral lokal maka mata uang ini memiliki kapitalisasi pasar setara GDP dunia dan mustahil terjadi bubble.

Inovasi lainnya adalah efesiensi. Mata uang virtual memungkinkan pengguna tidak membayar ongkos setiap melakukan transfer yang selama ini dipunggut oleh bank-bank tradisional. Pengguna juga tidak lagi memerlukan bank, uang fisik, buku rekening, kartu kredit-debit dan segala teknologi yang telah usang.

Hoax Tentang Cryptocurrency

Banyak yang menentang keberadaan cryptocurrency terutama bank sentral dan bank-bank tradisional karena akan kehilangan otoritas. Mata uang crypto tidak membutuhkan kertas dan koin untuk bertransaksi dan tidak membutuhkan bank untuk menggunakan. Ketakutan mereka sangat wajar mengingat keberadaan bank semakin tidak relevan.

Di sisi lain kalangan ekonom yang menentang lebih banyak 'sok tahu' dimana mereka sendiri sebenarnya tidak tahu apa-apa tentang cryptocurrency, tentang blockchain, software, teknologi komputer, persamaan algoritma, hingga kapitalisasi pasar crypto. Bahkan mereka mungkin juga tidak pernah memiliki bitcoin.

Salah satu alasan para penetang adalah money laundry, tetapi semua orang tahu bahwa semua mata uang bisa digunakan untuk aktivitas kejahatan. Mata uang virtual bisa pula digunakan untuk pencucian uang, tetapi rupiah dan dolar jauh lebih mungkin untuk melakukan itu karena lebih sulit dilacak dibanding metode blockchain.

Di bawah ini beberapa situs yang baik bagi Anda untuk tidak ketinggalan zaman dan segera memulai mempelajari, meneliti dan menggunakan cryptocurrency. Selamat Meneliti!

Kapitalisasi pasar crypto : Coinmarketcap
Grafik harga bitcoin real-time : Bitcoin Ticker
Volume perdagangan mingguan : Coin Dance
Data mengenai ICO : ICOdata
Teknologi blockchain : Blockchain Indonesia
Jual-beli bitcoin : Bitcoin Indonesia

Comments